Mentan Pecat ASN Kementan, Selewengkan Duit Rp500 Juta Kini DPO
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Mobil listrik Vinfast VF8 yang akan diekspor sedang diangkut ke kapal di Haiphong, Vietnam pada Jumat (25/11/2022). Bloomberg/Linh Pham
Harianjogja.com, JAKARTA—Pasar mobil listrik setiap tahun terus bertambah. Mobil listrik saat ini sudah menjadi salah satu pilihan baik dalam melakukan perjalanan di dalam kota maupun antar-kota.
Tak hanya itu, berbagai produsen juga telah menawarkan berbagai model mobil listrik dengan ragam keunggulan dalam desain serta fitur pendukung keamanan dan kenyamanan berkendara.
BACA JUGA: Catat! Ini Cara Mudah Mengatasi Setir Bermasalah
Meski begitu, ada baiknya melakukan pemeriksaan kendaraan dan menyiapkan hal-hal yang diperlukan agar perjalanan menggunakan mobil listrik berlangsung aman dan nyaman dalam berbagai kondisi.
NETA Indonesia dalam siaran persnya pada Senin menyampaikan hal-hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan menggunakan mobil listrik sebagai berikut.
Periksa kapasitas baterai
Pengendara bisa menghadapi berbagai kondisi jalan dan cuaca selama perjalanan. Ada kalanya dalam perjalanan pengendara harus menghadapi hujan dan kemacetan panjang.
Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa baterai kendaraan sebelum berangkat. Sebaiknya mengisi daya baterai hingga penuh atau minimal 80 persen untuk meminimalkan kemungkinan kehabisan daya saat kondisi cuaca atau jalanan kurang baik.
Cek Kondisi Ban
Cuaca dan kondisi jalanan yang kurang baik berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika kondisi ban tidak optimal.
Periksa tekanan udara dalam ban secara rutin, dan pastikan ban memiliki daya cengkeram baik. Saat musim hujan, pastikan permukaan ban dalam kondisi ideal untuk mencegah kemungkinan tergelincir di jalan yang licin.
Gunakan mode berkendara sesuai kebutuhan
Saat cuaca buruk, seperti hujan atau kabut tebal, pengemudi disarankan untuk menggunakan mode berkendara yang lebih aman seperti mode eco atau comfort pada mobil NETA.
Penggunaan mode berkendara ini bisa membantu mengurangi kecepatan akselerasi dan meningkatkan stabilitas kendaraan, sehingga pengemudi dapat berkendara lebih tenang dan aman.
NETA X menawarkan beberapa mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca seperti Mode Eco, Sport, atau Comfort.
Bersiapan kemungkinan cuaca hujan
Kondisi cuaca dapat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Pastikan mobil listrik yang dikendarai dilengkapi dengan fitur-fitur untuk memaksimalkan keselamatan di jalan.
Mobil listrik sekarang umumnya telah dilengkapi fitur-fitur keselamatan canggih.
NETA X misalnya. Mobil listrik ini sudah dibekali sistem Smart Driving dengan sembilan fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang terdiri atas Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Front Vehicle Start Alert (FSA), Full-Speed Adaptive Cruise (ACC), Traffic Jam Assist (TJA), Integrated Cruise Assist (ICA), Lane Departure Warning (LDW), Emergency Lane Keeping System (ELKS), dan High Beam Assist (HBA).
Fitur-fitur ADAS dirancang untuk membantu pengemudi mengendarai kendaraan secara lebih aman dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Prabowo minta masyarakat rekam aparat nakal dan lapor langsung. Instruksi tegas bersih-bersih korupsi di seluruh lembaga pemerintah.
Ojol demo serentak di Jogja dan 16 kota, tuntut kenaikan tarif hingga UU transportasi online. DPRD DIY siap bahas regulasi.
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Pisang bertandan ganda di Gunungkidul menarik perhatian. Pemkab siap kembangkan jadi varietas unggulan.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.