Menkeu Purbaya Diminta Selamatkan Industri Tekstil
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Platform sosial media milik Elon Musk, X.com bakal mengizinkan orang yang sudah Anda blokir untuk melihat postingan Anda. Pemblokiran tidak serta merta membuat Anda terbebas dari pantauan orang yang Anda blokir.
Elon Musk dalam postingannya, Selasa (24/9/2024), menuliskan fungsi blokir hanya membatasi sebuah akun untuk terlibat - seperti memberi like dan komentar dalam postingan publik. Artinya, mereka tetap dapat memberi komentar atas postingan Anda, tetapi bisa melihat dan membaca postingan.
“Fungsi blokir akan memblokir akun tersebut agar tidak terlibat dengan kiriman publik, tetapi tidak memblokir untuk melihat kiriman publik,” tulis Elon Musk.
The Verge melaporkan sumber anonim di X mengatakan X.com membuat perubahan ini karena orang-orang kini dapat melihat unggahan dari pengguna yang telah memblokir mereka saat menggunakan akun lain atau saat keluar. Elon Musk sejak lama memang tidak suka terhadap tombol blokir.
Tahun lalu, Dia mengatakan fitur tersebut "tidak masuk akal". Dia mau fitur itu harus dihentikan dan menghadirkan bentuk mute yang lebih kuat. Dia juga mengancam akan menghentikan pengguna memblokir orang di platform tersebut sepenuhnya, kecuali untuk pesan langsung.
Meskipun tombol blokir X akan terus mencegah seseorang berinteraksi dengan kiriman seseorang, mereka tetap dapat melihatnya, yang berpotensi memudahkan pelaku jahat untuk terus melecehkan korbannya. Sebelumnya, Elon Musk merasa sedih karena harus menutup X di Brazil. Media sosial X terkena masalah hukum dengan hakim terkemuka Brasil mengenai hak dan tanggung jawab platform tersebut untuk melawan disinformasi.
Platform tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengatakan penutupan tersebut “segera berlaku” tetapi pengguna di Brazil masih memiliki akses ke X. B
“Kami sangat sedih karena kami terpaksa mengambil keputusan ini,” kata perusahaan tersebut dilansir dari Al Jazeera. Mereka menegaskan tanggung jawab atas keputusan tersebut “sepenuhnya” berada di tangan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes.
Langkah ini merupakan puncak dari pertarungan hukum yang terus berlanjut antara Moraes, yang mengatakan ia berusaha melawan penyebaran disinformasi online, dan Elon Musk, miliarder pemilik X. Awal tahun ini, Moraes memerintahkan X untuk memblokir akun-akun tertentu yang dituduh menyebarkan berita palsu dan pesan kebencian, termasuk beberapa akun milik pendukung mantan Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.