Industri Mobil China Melesat, 650 Model Baru Meluncur dalam 6 Bulan
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Platform sosial media milik Elon Musk, X.com bakal mengizinkan orang yang sudah Anda blokir untuk melihat postingan Anda. Pemblokiran tidak serta merta membuat Anda terbebas dari pantauan orang yang Anda blokir.
Elon Musk dalam postingannya, Selasa (24/9/2024), menuliskan fungsi blokir hanya membatasi sebuah akun untuk terlibat - seperti memberi like dan komentar dalam postingan publik. Artinya, mereka tetap dapat memberi komentar atas postingan Anda, tetapi bisa melihat dan membaca postingan.
“Fungsi blokir akan memblokir akun tersebut agar tidak terlibat dengan kiriman publik, tetapi tidak memblokir untuk melihat kiriman publik,” tulis Elon Musk.
The Verge melaporkan sumber anonim di X mengatakan X.com membuat perubahan ini karena orang-orang kini dapat melihat unggahan dari pengguna yang telah memblokir mereka saat menggunakan akun lain atau saat keluar. Elon Musk sejak lama memang tidak suka terhadap tombol blokir.
Tahun lalu, Dia mengatakan fitur tersebut "tidak masuk akal". Dia mau fitur itu harus dihentikan dan menghadirkan bentuk mute yang lebih kuat. Dia juga mengancam akan menghentikan pengguna memblokir orang di platform tersebut sepenuhnya, kecuali untuk pesan langsung.
Meskipun tombol blokir X akan terus mencegah seseorang berinteraksi dengan kiriman seseorang, mereka tetap dapat melihatnya, yang berpotensi memudahkan pelaku jahat untuk terus melecehkan korbannya. Sebelumnya, Elon Musk merasa sedih karena harus menutup X di Brazil. Media sosial X terkena masalah hukum dengan hakim terkemuka Brasil mengenai hak dan tanggung jawab platform tersebut untuk melawan disinformasi.
Platform tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengatakan penutupan tersebut “segera berlaku” tetapi pengguna di Brazil masih memiliki akses ke X. B
“Kami sangat sedih karena kami terpaksa mengambil keputusan ini,” kata perusahaan tersebut dilansir dari Al Jazeera. Mereka menegaskan tanggung jawab atas keputusan tersebut “sepenuhnya” berada di tangan Hakim Mahkamah Agung Brasil Alexandre de Moraes.
Langkah ini merupakan puncak dari pertarungan hukum yang terus berlanjut antara Moraes, yang mengatakan ia berusaha melawan penyebaran disinformasi online, dan Elon Musk, miliarder pemilik X. Awal tahun ini, Moraes memerintahkan X untuk memblokir akun-akun tertentu yang dituduh menyebarkan berita palsu dan pesan kebencian, termasuk beberapa akun milik pendukung mantan Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Industri mobil China meluncurkan sekitar 650 model baru dalam enam bulan pertama 2026. Persaingan makin ketat hingga BYD menyebut kondisinya "benar-benar gila".
Bulog menargetkan pengadaan 1 juta ton jagung pada 2026 dengan mengoptimalkan gudang, fasilitas pengeringan, dan jaringan petani.
Ketum PBNU Gus Kikin mengimbau warga Sukoharjo menjaga kerukunan dan tidak terprovokasi kasus pembakaran warung mi babi serta penggeledahan ponpes.
Dinas Pariwisata DIY meluncurkan Calendar of Events 2027 dengan 203 agenda wisata untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan
Kemlu memverifikasi kabar WNI berinisial MT yang diduga tewas setelah direkrut militer Rusia dan diterjunkan berperang di Ukraina.
Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketujuh klasemen Moto3 2026 setelah finis kedua di GP Malaysia dengan koleksi 131 poin.