BMKG: Modifikasi Cuaca Belum Bisa Dilakukan, Karhutla Kian Meluas
BMKG menyebut OMC untuk membantu pemadaman karhutla belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk di sejumlah daerah.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Aplikasi pesan instan milik Meta, WhatsApp, mengenalkan dua fitur baru yang menarik untuk menambah pengalaman panggilan video menjadi lebih seru yaitu "filter" dan latar belakang.
Kedua efek baru tersebut memungkinkan pengguna untuk bisa mengubah latar belakang atau menambahkan filter saat menelepon menggunakan video sehingga bisa menjadi lebih interaktif.
"Filter ini dirancang untuk membantu Anda menciptakan suasana yang lebih asyik, bisa dengan menambahkan percikan warna atau membuat video jadi lebih artistik," demikian pernyataan WhatsApp mengenai fitur baru filter untuk panggilan video, Rabu.
Sementara untuk latar belakang, WhatsApp mendeskripsikannya ,"Dengan latar belakang, privasi ruang sekitar tetap terjaga dan membuat Anda tampak sedang berada di kedai kopi estetik atau ruang tamu nyaman sehingga tampilan jadi lebih bersih dan rapi".
Saat ini WhatsApp menyediakan sepuluh filter dan sepuluh latar belakang yang bisa dikombinasikan satu sama lain untuk menciptakan tampilan yang menarik.
Pilihan filter meliputi Hangat, Sejuk, Hitam & Putih, Pendaran Cahaya, Temaram, Cahaya Prisma, Mata Ikan, TV Bergaya Vintage, Kaca Buram, dan Nada Warna Duo.
Sementara opsi latar belakang meliputi Buram, Ruang Tamu, Kantor, Kafe, Kerikil, Pencinta Kuliner, Smoosh, Pantai, Matahari Terbenam, Perayaan, dan Hutan.
Pengguna juga bisa melakukan penyesuaian dengan opsi "Edit" dan "Cahaya Redup" sehingga panggilan telepon menggunakan video tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna.
Untuk mengakses Filter dan Latar Belakang saat sedang menelepon video pribadi ataupun grup, pilih ikon efek di sudut kanan atas layar untuk melihat pilihan filter dan latar belakang, lalu pilih di antaranya yang diinginkan. Efek ini akan tersedia untuk semua pengguna dalam beberapa minggu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG menyebut OMC untuk membantu pemadaman karhutla belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk di sejumlah daerah.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Selasa 11 Agustus 2026 didominasi cerah dan udara kabur. Suhu berkisar 20-30 derajat Celsius tanpa potensi hujan lebat.
Wilayah pesisir pantai selatan Jogja, khususnya di kawasan Kulon Progo dan Bantul, dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap praktik Tindak Pidana Perdagangan
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 11 Agustus 2026 tersedia dari dini hari hingga malam. Cek jam keberangkatan YIA-Jogja dan sebaliknya.
UGR Tol Jogja-YIA tahap ke-55 senilai Rp131 miliar mulai dicairkan. BPN Kulonprogo meminta penerima segera mengosongkan lahan.
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia dan merusak enam bandara. Aktivitas penerbangan dihentikan hingga evaluasi infrastruktur selesai.