Indonesia dan Rusia Teken MoU Soal 5G, IoT Hingga Kebijakan Internet Inklusif
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Toko Ponsel di Jalan Gejayan../ Harian Joigja
Harianjogja.com, JAKARTA – Smartphone dengan layar lipat masih menjadi tren. Penjualan dari ponsel ini juga terus bersaing ketat di psaran. Produsen smartphone lipat Samsung masih mendominasi namun perlahan tergerus oleh Huawei, Oppo, hingga Lenovo.
Mengutip Dataindonesia.id, Rabu (30/4/2025), lanskap persaingan smartphone lipat antara berbagai merek cukup ketat, dengan Samsung masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Namun, sorotan khusus tertuju pada persaingan yang semakin intens antara Huawei dan merek lainnya dalam merebut pangsa pasar yang signifikan.
Grafik pangsa pasar smartphone lipat berdasarkan merek secara global dari tahun 2021 hingga Kuartal III 2024 memperlihatkan evolusi yang menarik. Samsung, meskipun mengalami penurunan pangsa pasar dari 83,6% di tahun 2021 menjadi 51,2% pada kuartal III/2024, masih mendominasi pasar. Penurunan ini membuka peluang bagi merek lain untuk tumbuh dan bersaing.
Data IDC mengungkapkan, Huawei dan Lenovo muncul sebagai pemain pesaing menunjukkan peningkatan pangsa pasar yang cukup signifikan.
Huawei, meskipun menghadapi berbagai tantangan global, berhasil meningkatkan pangsa pasarnya dari 9,3% pada tahun 2021 menjadi 13,2% di Kuartal III 2024. Hal ini menunjukkan ketahanan dan inovasi Huawei dalam mengembangkan teknologi smartphone lipat.
BACA JUGA: Apple Dikabarkan Alihkan Lokasi Produksi dari Amerika Serikat ke India
Kemudian Lenovo melesat pangsa pasarnya di global dari 2,3% pada 2021 menjadi 15,1 pada kuartal III/2024. Menandakan terobosan Lenovo terus menjadi incaran pasar.
Merek lain seperti Lenovo, Honor, dan Xiaomi juga turut meramaikan pasar smartphone lipat, meskipun dengan pangsa pasar yang relatif lebih kecil.
Kategori "Lainnya", termasuk di dalamnya Oppo, juga menunjukkan potensi pertumbuhan dengan pangsa pasar yang mencapai 6,6% pada kuartal III/2024, menandakan adanya pemain-pemain baru atau merek-merek yang secara kolektif memiliki pengaruh yang cukup besar.
Secara keseluruhan, pasar smartphone lipat global menunjukkan tren persaingan yang makin ketat. Meskipun Samsung masih menjadi pemimpin, pertumbuhan signifikan dari Huawei menunjukkan bahwa peta persaingan dapat terus berubah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Indonesia dan Rusia menekan nota kesepahaman (MoU) untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan 5G, Internet of Things (IoT), tata kelola spektrum frekuensi r
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Kementan pastikan stok hewan kurban 2026 surplus 891 ribu ekor. Pasokan aman, harga terkendali jelang Iduladha.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.