5 Teknik Mengemudi Defensif agar Lebih Aman di Jalan Raya
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Kantor Samsung di Seoul Korea Selatan - Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Samsung dikabarkan tengah bersiap dan akan meluncurkan ponsel lipat tiga tahun ini.
GSM Arena, Senin (14/7/2025) mengungkapkan, Presiden Samsung Electronics, TM Roh mengungkapkan bahwa raksasa elektronik Korea Selatan itu menargetkan akan memasarkan ponsel lipat tiganya pada akhir 2025. Meski begitu, Roh mengatakan bahwa Samsung belum memutuskan penamaan yang akan diberikan kepada perangkat tersebut.
BACA JUGA: LPSK Terima Belasan Ribu Aduan Sepanjang 2024
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa perangkat itu mungkin mendapatkan nama Galaxy G Fold, tetapi mungkin pada akhirnya akan mendapat nama yang sama sekali berbeda. Roh menyatakan, Samsung akan meutuskan penamaan ponsel lipat tiga tersebut mendekati peluncurannya dan menegaskan bahwa perusahaan saat ini berfokus pada penyempuraan produk dan kegunaannya.
Pnsel lipat tiga pertama Samsung akan dilipat ke dalam, tidak seperti Huawei Mate XT. Ini berarti perangkat Samsung akan memiliki dua layar - layar lipat dan layar penutup. Pengaturan ini memang lebih mahal, tetapi keuntungannya adalah layar lipat tidak terekspos saat dilipat, yang merupakan kelemahan utama pengaturan Huawei.
Untuk harga, ponsel lipat tiga akan jauh lebih mahal dari Galaxy Z Fold7 yang baru saja diluncurkan. Sementara, kabar yang beredar juga menyebutkan bahwa ponsel lipat tiga ini hanya akan diluncurkan untuk pasar yang terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.