French Open 2026 Dimulai, Jonatan Christie Langsung Duel Merah Putih
French Open 2026 dimulai 20 Oktober. Jonatan Christie menghadapi Zaki Ubaidillah, sedangkan Febriana/Meilysa bertemu rekan senegara.
Infinix Hot 60 Pro Plus/ GSM Arena
Harianjogja.com, JOGJA—HP tipis tidak lagi identik dengan ponsel premium berharga mahal. Setelah Apple memperkenalkan iPhone Air dengan ketebalan 5,64 mm, sejumlah produsen Android juga menawarkan perangkat ramping dengan spesifikasi dan sasaran konsumen yang berbeda.
Pilihan tersebut memberi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan ponsel ringan dan nyaman dibawa, tetapi memiliki anggaran terbatas. Samsung Galaxy S25 Edge menyasar kelas premium, sedangkan Infinix Hot 60 Pro Plus dan Tecno Spark Slim menawarkan desain serupa dengan pendekatan perangkat kelas lebih terjangkau.
Meski sama-sama mengutamakan bodi ramping, ketiganya tidak menawarkan pengalaman yang sepenuhnya setara. Perbedaan chipset, kamera, kapasitas baterai, dan fitur menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan.
Apple memperkenalkan iPhone Air pada September 2025 dengan ketebalan 5,64 mm dan bobot 165 gram. Ponsel ini menggunakan layar OLED 6,5 inci dengan resolusi 2.736 x 1.260 piksel, chip A19 Pro, serta kamera utama 48 MP.
Desain ramping menjadi daya tarik utama perangkat tersebut. Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan sehari-hari karena iPhone Air hanya memiliki satu kamera belakang dan tidak menyediakan slot SIM fisik.
Kapasitas baterainya juga menjadi salah satu aspek yang kerap dibandingkan dengan ponsel lain. Meski kapasitas baterai dapat memberi gambaran awal, daya tahan pemakaian sebenarnya turut dipengaruhi efisiensi chip, layar, perangkat lunak, dan pola penggunaan.
Karena berada di kelas premium, iPhone Air lebih relevan bagi pengguna yang menginginkan perangkat Apple dengan desain ramping dan performa tinggi. Bagi konsumen yang lebih mementingkan daya tahan baterai atau harga, alternatif Android layak dipertimbangkan.
Samsung Galaxy S25 Edge menjadi salah satu pesaing terdekat iPhone Air dari sisi desain. Perangkat ini memiliki ketebalan 5,8 mm dan bobot 163 gram, sehingga sedikit lebih tebal tetapi lebih ringan daripada ponsel Apple tersebut.
Di balik bodinya, Samsung membekali perangkat ini dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dan resolusi 3.120 x 1.440 piksel. Galaxy S25 Edge juga menggunakan Snapdragon 8 Elite untuk Galaxy, RAM 12 GB, serta kamera utama 200 MP yang didampingi kamera ultralebar 12 MP.
Kombinasi tersebut membuat Galaxy S25 Edge menarik bagi pengguna Android yang menginginkan desain ramping tanpa mengabaikan kemampuan kamera dan performa kelas atas. Keberadaan kamera ultralebar juga memberikan fleksibilitas pemotretan yang tidak tersedia pada iPhone Air dengan satu kamera belakang.
Meski demikian, desain tipis bukan satu-satunya faktor yang menentukan kenyamanan. Konsumen tetap perlu mempertimbangkan harga aktual, kapasitas penyimpanan, kebutuhan kamera, serta daya tahan baterai sebelum membeli.
Bagi pengguna yang tidak membutuhkan chipset kelas flagship, Infinix Hot 60 Pro Plus menawarkan pendekatan berbeda. Ponsel ini memiliki ketebalan 5,95 mm dan bobot 155 gram, dengan baterai berkapasitas 5.160 mAh.
Infinix membekalinya dengan layar AMOLED melengkung berukuran 6,78 inci dan refresh rate 144 Hz. Perangkat tersebut menggunakan MediaTek Helio G200 serta kamera utama 50 MP.
Kapasitas baterai yang lebih besar dibandingkan angka yang dilaporkan untuk iPhone Air dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah. Namun, kapasitas dalam mAh saja tidak cukup untuk memastikan ponsel mana yang bertahan paling lama karena efisiensi perangkat juga berpengaruh.
Dengan bobot 155 gram, Infinix Hot 60 Pro Plus juga lebih ringan daripada iPhone Air. Perangkat ini bisa masuk daftar pertimbangan bagi pengguna yang menginginkan bodi ramping, layar dengan refresh rate tinggi, dan baterai besar tanpa harus langsung memilih ponsel premium.
Tecno Spark Slim juga mengusung konsep bodi ramping dengan ketebalan 5,93 mm. Bobotnya tercatat 156 gram, sedangkan baterainya berkapasitas 5.160 mAh dan mendukung pengisian daya 45 watt.
Untuk layar, Tecno menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz dan resolusi 1,5K. Chipset yang digunakan adalah MediaTek Helio G200, dengan kamera belakang 50 MP dan pilihan penyimpanan internal hingga 256 GB.
Spesifikasi tersebut memperlihatkan fokus yang berbeda dibandingkan iPhone Air dan Galaxy S25 Edge. Kedua ponsel premium itu menonjolkan performa kelas atas, sedangkan Tecno Spark Slim lebih menekankan kombinasi desain tipis, layar besar, dan kapasitas baterai.
Namun, calon pembeli perlu mengecek harga dan ketersediaan perangkat di Indonesia sebelum mengambil keputusan. Dukungan jaringan, pembaruan perangkat lunak, layanan purnajual, serta kualitas kamera dalam kondisi nyata juga patut diperhitungkan.
Keempat perangkat tersebut menawarkan keunggulan berbeda. iPhone Air cocok bagi pengguna yang menginginkan ekosistem Apple dan chip kelas premium, sementara Galaxy S25 Edge menawarkan alternatif Android dengan kamera utama beresolusi tinggi.
Infinix Hot 60 Pro Plus dan Tecno Spark Slim lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan bodi ramping, layar dengan refresh rate tinggi, dan baterai berkapasitas besar. Meski begitu, performa chipset keduanya berada di kelas yang berbeda dari perangkat flagship.
Sebelum membeli, jangan hanya terpaku pada angka ketebalan. Bandingkan harga terkini, kebutuhan aplikasi, kualitas kamera, daya tahan baterai, serta dukungan pembaruan perangkat lunak agar ponsel yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
French Open 2026 dimulai 20 Oktober. Jonatan Christie menghadapi Zaki Ubaidillah, sedangkan Febriana/Meilysa bertemu rekan senegara.
Janice Tjen tersingkir di babak 32 besar Jepang Terbuka 2026 usai kalah dari Ashlyn Krueger. Ia masih akan berlaga di sektor ganda.
Prancis memberlakukan jam malam terbatas di Paris dan sejumlah komune setelah demonstrasi berujung kekerasan, penjarahan, dan kerusakan fasilitas umum.
Porsche Mission S menjadi visi supercar bermesin tengah di atas 911, dengan desain terinspirasi mobil legendaris dan kokpit berorientasi pengemudi.
Studi terhadap 480.479 orang menemukan kebiasaan naik tangga berkaitan dengan risiko kematian kardiovaskular lebih rendah. Simak manfaatnya.
Cari HP tipis selain iPhone Air? Simak perbandingan Samsung Galaxy S25 Edge, Infinix Hot 60 Pro Plus, dan Tecno Spark Slim.