Messi Cetak Gol dan Assist, Inter Miami Kalahkan New England 2-1
Lionel Messi mencetak satu gol dan satu assist saat Inter Miami bangkit mengalahkan New England Revolution 2-1 di MLS.
Foto ilustrasi peretas/hacker. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perangkat iPhone milik sejumlah anggota parlemen dan pejabat Pemerintah Jerman diduga menjadi sasaran serangan siber menggunakan perangkat lunak pengintai atau spyware. Pemerintah Jerman telah mengeluarkan peringatan kepada pihak-pihak yang terdampak setelah Apple mengirimkan pemberitahuan ancaman kepada sejumlah pengguna sejak 29 Oktober 2026.
Menteri Urusan Digital Jerman, Karsten Wildberger, mengatakan serangan tersebut menyasar perangkat milik anggota majelis rendah parlemen Jerman atau Bundestag serta sejumlah pejabat pemerintah. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan media lokal ARD pada Minggu (1/11/2026), sebagaimana dikutip Anadolu, Senin (2/11/2026).
Wildberger menjelaskan, Apple telah memberi tahu sejumlah pengguna bahwa perangkat mereka kemungkinan menjadi sasaran spyware.
"Ada pemberitahuan dari Apple bahwa perangkat tertentu mungkin telah disusupi oleh apa yang disebut spyware,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Federal untuk Keamanan Informasi Jerman bergerak dengan mengirimkan pemberitahuan tertulis kepada pihak-pihak yang terdampak.
Laporan ARD yang mengutip surat dari pemerintah federal menyebutkan sejumlah pengguna iPhone menerima peringatan ancaman dari Apple sejak 29 Oktober. Pemberitahuan itu berkaitan dengan serangan yang melibatkan spyware bernama Mercenary.
Meski demikian, pemerintah Jerman mengaku belum memiliki informasi terperinci mengenai penyebab maupun latar belakang spesifik munculnya peringatan tersebut.
Apple selama ini menjelaskan bahwa pemberitahuan ancaman merupakan peringatan dengan tingkat keandalan tinggi bahwa seseorang kemungkinan menjadi target serangan siber yang bersifat khusus. Namun, munculnya notifikasi tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa pelaku berhasil menembus perangkat pengguna.
Walaupun demikian, Pemerintah Jerman meminta pihak yang menerima peringatan untuk mengambil langkah pencegahan. Salah satunya dengan memperlakukan perangkat mereka seolah-olah mungkin telah diretas sampai kondisi keamanannya dapat dipastikan.
Peringatan ini menjadi perhatian karena perangkat pribadi pejabat negara dapat menyimpan berbagai informasi penting. Jika berhasil menyusup, spyware berpotensi memantau aktivitas pengguna tanpa diketahui pemilik perangkat.
Spyware merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk mengumpulkan atau memantau informasi dan aktivitas pengguna secara diam-diam tanpa sepengetahuan maupun persetujuan target. Informasi yang diperoleh kemudian dapat dikirimkan kepada pihak ketiga.
Perangkat lunak berbahaya tersebut dapat masuk ke perangkat melalui berbagai cara. Di antaranya dengan memanfaatkan celah keamanan sistem atau menggunakan metode instalasi yang menipu pengguna.
Jika berhasil menginfeksi perangkat, pelaku berpotensi mengakses beragam informasi pribadi. Data tersebut dapat mencakup pesan, termasuk percakapan melalui aplikasi perpesanan terenkripsi, riwayat panggilan telepon, daftar kontak, kalender, hingga lokasi pengguna.
Tidak hanya mencuri informasi, spyware tertentu juga berpotensi dimanfaatkan untuk mengaktifkan mikrofon dan kamera perangkat. Kemampuan tersebut memungkinkan pelaku memantau aktivitas korban secara diam-diam.
Kasus yang menyasar pejabat Jerman ini menunjukkan pentingnya memperhatikan peringatan keamanan pada perangkat digital. Pengguna yang menerima notifikasi ancaman perlu menanggapinya secara serius dan mengikuti langkah perlindungan yang disarankan penyedia perangkat maupun otoritas terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi mencetak satu gol dan satu assist saat Inter Miami bangkit mengalahkan New England Revolution 2-1 di MLS.
Kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo turun 44,4% pada pekan pertama Operasi Patuh Progo 2026. Polisi mencatat 15 kejadian.
DPRD DIY mengusulkan pembentukan BUMD khusus pengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD di tengah keterbatasan fiskal.
EHEF 2026 menghadirkan 90 kampus Eropa dari 14 negara di UGM pada 4 November. Pengunjung bisa mencari informasi kuliah dan beasiswa gratis.
Inflasi DIY Oktober 2026 mencapai 0,27%. Harga cabai merah, tomat, beras, hingga biaya perguruan tinggi menjadi penyumbang utama.
AKBP Netty Rosdiana mengajukan pengunduran diri dari Polri per 1 September 2026. Ini alasan dan rencana aktivitasnya setelah mundur.