YouTube Luncurkan Alat Deteksi Deepfake untuk Lindungi Kreator

Jumali
Jumali Rabu, 22 Oktober 2025 20:37 WIB
YouTube Luncurkan Alat Deteksi Deepfake untuk Lindungi Kreator

Youtube - StockCake

Harianjogja.com, JOGJA—YouTube meluncurkan alat deteksi deepfake berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk melindungi kreator dari penyalahgunaan wajah dan suara digital.

Melalui pernyataan resmi dari YouTube, dilihat Rabu (22/10/2025), alat ini memungkinkan kreator mengidentifikasi dan melaporkan konten yang menggunakan kemiripan rupa atau suara mereka tanpa izin.

Alat ini tersedia bagi kreator yang tergabung dalam YouTube Partner Program (YPP). Untuk mendapatkan akses, kreator harus melalui proses verifikasi identitas yang ketat, termasuk mengunggah kartu identitas resmi pemerintah dan video swafoto guna mencegah penipuan.

Setelah verifikasi berhasil, alat akan secara otomatis memindai dan menampilkan video yang diduga deepfake AI di dasbor kreator. Data verifikasi disimpan di server Google, dan sistem akan mengkategorikan video berdasarkan tingkat prioritas untuk memudahkan peninjauan.

Kreator dapat mengambil tindakan terhadap video yang terdeteksi, mulai dari meminta penghapusan hingga pengarsipan. Setiap permintaan akan melalui proses peninjauan oleh tim YouTube sebelum diputuskan lebih lanjut.

Pengguna juga memiliki kendali penuh atas alat ini. Opsi "kelola alat" di dasbor memungkinkan kreator menghentikan pemindaian kapan saja. Jika dinonaktifkan, YouTube akan menghentikan pemrosesan data setelah 24 jam.

Fitur ini pertama kali diuji coba pada Desember 2024 sebagai bagian dari komitmen YouTube memerangi misinformasi AI. Peluncuran alat ini menandai langkah signifikan platform dalam melindungi identitas digital kreator di era konten generatif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online