Gedung KDMP Dipakai Lomba 17-an hingga Nikahan, Ini Kata Dinkop
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Ilustrasi SPKLU milik PLN./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Inggris resmi mengumumkan kebijakan besar yang mengguncang pasar mobil listrik, setelah anggaran negara terbaru menyiratkan bahwa mobil listrik (EV) maupun Plug-In Hybrid (PHEV) bakal dikenai biaya jalan baru berdasarkan jarak tempuh.
Kebijakan yang diumumkan oleh Kanselir Inggris itu menjadi penanda pertama bahwa penggunaan kendaraan listrik tak lagi bebas pajak, setelah bertahun-tahun pemerintah mencari skema pengganti pajak bahan bakar di tengah menurunnya penjualan bensin dan diesel.
Dilaporkan Carscoops, Kamis, Inggris kini bersiap menerapkan pajak berbasis jarak tempuh bagi EV, menjadikannya berada dalam kategori penghasil pendapatan yang sama dengan kendaraan bermesin pembakaran internal. Meski demikian, pemerintah tetap mengklaim mendukung transisi menuju transportasi yang lebih bersih.
Bagaimana skemanya?
Pengemudi mobil listrik murni (BEV) akan dikenai biaya 0,40 dolar AS (sekitar Rp6.661) per mil. Sementara pengemudi PHEV dikenai 0,20 dolar AS (sekitar Rp3.330) per mil.
Menurut BBC, pengemudi yang menempuh sekitar 8.500 mil (13.700 km) per tahun diperkirakan membayar sekitar 255 poundsterling (Rp5,6 juta). Jumlah tersebut masih sekitar separuh dari biaya pajak bahan bakar yang dibayarkan pemilik mobil bensin atau diesel untuk jarak yang sama.
Office for Budget Responsibility (OBR) memperkirakan kebijakan tersebut mampu menghasilkan pendapatan 1,1 miliar poundsterling (Rp24,2 triliun) pada tahun pertama, dan nilainya bisa meningkat hampir dua kali lipat dalam dua tahun berikutnya, tergantung pertumbuhan penjualan EV.
Namun demikian, sejumlah pihak menilai kebijakan ini justru berpotensi memperlambat adopsi kendaraan listrik.
Kapan berlaku?
Rincian teknis, termasuk metode pencatatan jarak tempuh, masih akan disampaikan kemudian. Namun pemerintah memastikan bahwa sistem pajak berbasis jarak tempuh ini akan mulai diberlakukan pada April 2028. Inggris mengikuti jejak beberapa negara bagian di Amerika Serikat seperti Oregon, serta Selandia Baru, yang lebih dulu menerapkan skema serupa.
Untuk mengurangi dampak kebijakan baru tersebut, pemerintah Inggris juga menaikkan batas harga “tambahan mobil mahal” dalam tarif Vehicle Excise Duty (VED) dari 40.000 poundsterling (Rp880,9 juta) menjadi 50.000 poundsterling (Rp1,1 miliar) mulai April 2026.
Artinya, pemilik kendaraan seperti Tesla Model Y atau Kia EV6 tidak akan terkena beban pajak jalan tambahan dalam waktu dekat.
Pemerintah juga memperpanjang skema hibah EV hingga tahun anggaran 2029–2030. Program tersebut memberi subsidi hingga 3.750 poundsterling (Rp82,57 juta) per unit, dengan alokasi dana sekitar 300 juta poundsterling (Rp6,6 triliun) per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gedung KDMP di Jateng dipakai lomba 17-an hingga resepsi nikahan. Dinkop UKM Jateng menyebutnya bisa jadi sumber pendapatan koperasi.
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kolesterol, kalori, hingga risiko gangguan kesehatan tertentu. Simak penjel
Pasar murah HUT RI ke-81 digelar di Stadion Handayani Gunungkidul dengan 6 ton bahan pokok dan harga di bawah pasaran.
The Script dipastikan kembali menggelar konser di Indonesia Arena Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual mulai 21 Agustus 2026.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda