Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Produsen mobil listrik Tesla mengalami kesulitan besar di pasar India. Sejak resmi memasuki pasar pada Juli 2025, Tesla dilaporkan hanya berhasil menjual 100 unit hingga akhir November 2025. Hal ini menggambarkan tantangan keras di tengah proteksionisme dan harga tinggi.
Angka penjualan yang sangat rendah ini kontras dengan posisi India sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia, hampir 1,5 miliar jiwa. Kondisi ini memicu sejumlah pengunduran diri pejabat penting Tesla India, termasuk kepala operasi dan sejumlah eksekutif lainnya.
“Jika dibandingkan dengan pasar mobil listrik India secara keseluruhan, angka tersebut memang terlihat sedikit lebih wajar. Hanya saja jika dibandingkan dengan Tesla di negara-negara lain, angka tersebut sangat menyedihkan,” tulis Electreck dalam laporannya, Minggu (30/11/2025).
Padahal, pasar mobil listrik India justru menunjukkan tren pertumbuhan positif. Data industri mencatat penjualan kendaraan listrik melonjak 57 persen tahun ini, jauh melampaui pertumbuhan industri otomotif secara keseluruhan yang hanya 13 persen.
Merek-merek asal Tiongkok mendominasi dengan menguasai sekitar sepertiga pangsa pasar EV India, dengan total penjualan mencapai 60.000 unit. Sementara di segmen mewah, produsen Jerman seperti Mercedes, BMW, dan Audi berhasil menjual sekitar 4.000 unit.
Kesulitan Tesla di India cukup ironis mengingat proses masuknya yang berliku. Kebijakan proteksionis India selama bertahun-tahun akhirnya berubah pada Maret 2025 ketika pemerintah menghapus bea impor kendaraan listrik.
Kendati demikian, Tesla masih terbentur masalah harga. Model Y yang dijual sekitar US$40.000 di Amerika Serikat, melambung menjadi US$67.000 di India akibat biaya impor. Harga ini hanya terjangkau oleh 1 persen konsumen India yang membeli mobil kategori mewah.
Infrastruktur pengisian daya juga menjadi kendala. Tesla saat ini hanya memiliki satu Stasiun Supercharger yang beroperasi, dengan dua lokasi lain di Gurugram masih dalam tahap "coming soon". Kondisi ini memperparah tantangan Tesla dalam bersaing di pasar yang justru sedang tumbuh pesat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.
Khalyana Zahira, siswi MAN 1 Lubuklinggau, berhasil menjadi Paskibraka Nasional 2026 dan bertugas pada upacara HUT ke-81 RI.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus berjalan beriringan dalam Malam Tirakatan HUT ke-81 RI.
Sebanyak 683 dari 794 BTS terdampak gempa NTT telah pulih. Komdigi mencatat 111 site masih mengalami gangguan.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.