Googlebook Resmi Meluncur, Era Chromebook Mulai Bergeser
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Foto ilustrasi drone. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Risiko kebakaran pada baterai lithium untuk drone dinilai lebih tinggi dibandingkan baterai kendaraan listrik. Struktur kemasan lunak dan standar keamanan yang minim membuatnya jauh lebih berbahaya.
Dilansir dari evfiresafe, baterai drone dinilai lebih rentan terbakar dibandingkan baterai pada kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Perbedaan risiko ini dipengaruhi oleh tiga faktor utama: konstruksi, standar keselamatan, dan sistem perlindungan yang diterapkan pada masing-masing perangkat.
Baterai lithium polymer (LiPo) yang banyak digunakan pada drone umumnya dibungkus dengan kemasan soft pouch yang lunak. Kemasan ini rentan mengalami kerusakan fisik, seperti tertusuk atau tertekan, sehingga meningkatkan potensi korsleting dan kebakaran.
Sebaliknya, baterai lithium-ion pada kendaraan listrik biasanya dilengkapi selubung logam yang kokoh serta lapisan perlindungan berlapis, yang memberikan ketahanan lebih tinggi terhadap benturan dan kerusakan.
Baterai EV tunduk pada standar keselamatan otomotif yang sangat ketat, yang dikembangkan bersama lembaga pemerintah. Mereka dilengkapi sistem canggih seperti Battery Management System (BMS), pengelolaan suhu, dan melalui pengujian komprehensif untuk meminimalkan risiko kebakaran.
Sementara itu, baterai drone untuk konsumen tidak selalu mematuhi standar yang sama ketatnya, seperti standar UL1604. Hal ini menyebabkan potensi insiden lebih tinggi, terutama jika baterai tidak ditangani, diisi daya, atau disimpan dengan benar.
Berbagai laporan media menunjukkan bahwa baterai lithium-ion skala kecil—seperti yang digunakan pada sepeda listrik, skuter listrik, dan drone—lebih sering terlibat dalam insiden kebakaran dibandingkan baterai EV yang berukuran lebih besar dan memiliki perlindungan lebih lengkap.
Fakta-fakta ini menyoroti pentingnya peningkatan standar keamanan, penanganan, penyimpanan, dan pengawasan terhadap baterai lithium pada perangkat konsumen, khususnya drone. Langkah ini diperlukan untuk mencegah terulangnya tragedi kebakaran yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop berbasis Gemini AI yang digadang menjadi penerus Chromebook.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.