KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Foto ilustrasi pabrik ponsel pintar. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Penantian panjang penggemar Apple terhadap iPhone lipat tampaknya belum akan berakhir dalam waktu dekat. Saat para pengguna iPhone masih menunggu kepastian dari Apple, vendor-vendor asal Tiongkok justru bergerak lebih agresif memperkenalkan ponsel lipat dengan desain layar lebar yang mulai menjadi tren baru industri smartphone premium. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Apple mulai tertinggal dalam persaingan perangkat foldable?
Bocoran terbaru menyebut Apple baru akan merilis iPhone Fold pada September 2026, bahkan ada prediksi produksi massal baru benar-benar berjalan penuh pada 2027. Hingga kini Apple masih belum memberikan konfirmasi resmi terkait perangkat tersebut. Namun berbagai laporan menyebut iPhone Fold akan hadir dengan konsep berbeda dibanding ponsel lipat book-style yang sudah beredar di pasaran.
Perangkat itu disebut memiliki layar luar 5,5 inci dan layar utama 7,8 inci ketika dibuka penuh. Rasio layarnya diperkirakan lebih pendek dan lebar, mendekati bentuk iPad mini. Desain ini diyakini dibuat agar pengalaman multitasking, membaca dokumen, hingga menonton video terasa lebih nyaman dibanding model foldable yang terlalu memanjang.
Di tengah ketidakjelasan Apple, Huawei justru sudah lebih dulu meluncurkan perangkat serupa melalui Huawei Pura X Max di Tiongkok pada April 2026. Smartphone tersebut langsung menarik perhatian karena mengusung konsep wide foldable dengan layar luar 5,4 inci dan layar utama 7,7 inci. Rasio layarnya mendekati bentuk persegi sehingga perpindahan tampilan saat membuka layar terasa lebih natural bagi pengguna.
Huawei Pura X Max menggunakan panel LTPO 2.0 dengan refresh rate adaptif 1–120Hz serta tingkat kecerahan tinggi mencapai 3.500 nits pada layar luar. Di pasar Tiongkok, perangkat ini dijual mulai 11.000 yuan atau sekitar Rp27 juta. Hingga kini belum ada kepastian apakah perangkat tersebut akan masuk pasar global termasuk Indonesia.
Bukan hanya Huawei, beberapa vendor besar lain juga mulai bergerak. Vivo disebut tengah menyiapkan X Fold6 dengan desain layar yang lebih lebar dan lipatan layar yang lebih halus. Sementara Honor dikabarkan sudah lama mengembangkan konsep serupa meski peluncurannya diperkirakan baru terjadi pada awal 2027. Oppo juga disebut sedang melakukan pengujian internal untuk perangkat foldable dengan rasio layar lebar.
Fenomena ini menunjukkan arah baru industri smartphone lipat. Jika sebelumnya banyak perangkat foldable dikritik karena layar terlalu sempit dan memanjang, kini produsen mulai mengejar desain yang lebih mendekati tablet mini. Strategi tersebut dianggap lebih cocok untuk kebutuhan produktivitas modern seperti split-screen, editing dokumen, hingga hiburan mobile.
Bagi konsumen di Indonesia, perkembangan ini bisa menjadi kabar baik sekaligus dilema. Di satu sisi, persaingan yang semakin ketat berpotensi menghadirkan lebih banyak pilihan HP lipat premium dengan inovasi baru. Namun di sisi lain, harga perangkat foldable diperkirakan masih akan berada di level premium dalam beberapa tahun ke depan.
GSM Arena menyatakan, Apple sengaja mengambil langkah hati-hati agar tidak mengulangi masalah yang sempat dialami sejumlah vendor Android pada generasi awal ponsel lipat, terutama soal ketahanan engsel dan lipatan layar. Karena itu, meski terlambat, Apple diprediksi akan mencoba menghadirkan pengalaman foldable yang lebih matang dan stabil.
Persaingan pasar HP lipat kini memasuki fase baru. Jika sebelumnya Apple dianggap akan menjadi pengubah standar industri, kini justru vendor-vendor Tiongkok yang lebih dulu mendominasi inovasi. Pertanyaannya tinggal satu: apakah pengguna akan tetap sabar menunggu iPhone Fold, atau mulai melirik alternatif yang sudah lebih dulu tersedia di pasaran?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.