Tech3 dan KTM Perpanjang Kerja Sama Jelang MotoGP 2027
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.
Foto ilustrasi pabrik ponsel pintar. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Huawei dan Oppo dikabarkan tengah menyiapkan inovasi kamera depan dengan sensor berbentuk kotak sebagai respons atas teknologi serupa yang diprediksi bakal diusung Apple melalui iPhone 17. Inovasi ini diyakini mampu mempermudah pembuatan konten lintas platform tanpa perlu pemrosesan ulang yang rumit.
Android Headline mengungkapkan, pengembangan sensor kotak tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan kreator konten yang kerap berpindah format dari lanskap ke potret. Dengan rancangan sensor persegi, satu hasil rekaman dapat digunakan untuk berbagai orientasi tampilan tanpa kehilangan detail visual penting.
Teknologi ini mengadopsi konsep yang menyerupai fitur Center Stage milik Apple, yakni menjaga posisi subjek tetap berada di tengah bingkai secara otomatis. Informasi ini diungkapkan oleh tipster Digital Chat Station yang menyebut Huawei dan Oppo tengah menguji algoritma khusus agar perpindahan orientasi layar berlangsung lebih mulus dan presisi.
Keunggulan utama sensor berbentuk kotak terletak pada fleksibilitas rasio gambar. Tidak seperti sensor kamera ponsel konvensional yang umumnya terbatas pada rasio 4:3 atau 3:2, sensor persegi memungkinkan hasil tangkapan tetap optimal baik dalam format vertikal maupun horizontal.
Dalam praktiknya, satu video yang direkam menggunakan sensor kotak dapat langsung digunakan untuk berbagai platform. Konten yang sama bisa diunggah ke TikTok atau Instagram Reels dalam format vertikal, sekaligus tetap kompatibel untuk YouTube dengan orientasi horizontal tanpa perlu pemotongan ulang.
Meski mengembangkan konsep serupa, Huawei dan Oppo disebut menempuh strategi berbeda dalam penerapan teknologi ini. Oppo diprediksi akan menyematkan sensor kotak pada lini ponsel flagship terbarunya, yang kemungkinan hadir melalui seri Find X10 dengan fokus pada segmen premium.
Sementara itu, Huawei dikabarkan akan membawa inovasi ini ke perangkat kelas menengah yang memang diarahkan untuk fotografi kreatif dan kebutuhan vlogging. Strategi tersebut dinilai sebagai upaya Huawei menjangkau pengguna yang lebih luas dengan fitur kamera depan unggulan.
Munculnya sensor kotak menandai perubahan tren industri ponsel pintar, di mana kamera depan kini mendapat perhatian setara dengan kamera belakang. Perpaduan perangkat keras dan pemrosesan berbasis algoritma cerdas membuat kamera selfie semakin krusial dalam mendukung aktivitas digital harian.
Apabila teknologi ini resmi meluncur ke pasar, kamera depan diperkirakan akan memainkan peran yang semakin dominan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan ponsel sebagai alat utama produksi konten lintas platform.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.