10 Kota Terbaik di Dunia 2026 Versi Oxford Economics, New York Masih Nomor 1
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Mazda BT-50/Mazda
Harianjogja.com, JOGJA—Mazda mulai menunjukkan ambisi besar di era elektrifikasi dengan menjajaki pengembangan truk pikap listrik berperforma tinggi yang dikabarkan mampu menghasilkan tenaga hingga 600 tenaga kuda.
Langkah ini menjadi sinyal perubahan besar bagi Mazda yang selama ini dikenal lewat mesin rotary dan filosofi desain Kodo. Kini, pabrikan asal Hiroshima tersebut mulai mengarahkan strategi produknya ke kendaraan tanpa emisi demi tetap kompetitif di pasar global.
Berdasarkan laporan CarExpert, proyek ini berpotensi memanfaatkan platform dari Deepal, yakni model Deepal E07 yang dikembangkan bersama mitra Tiongkok, Changan Automobile. Nantinya, platform tersebut akan disesuaikan agar tetap mencerminkan karakter berkendara khas Mazda yang dikenal dengan konsep “Jinba Ittai”.
Kolaborasi antara Mazda dan Changan sebelumnya telah melahirkan sejumlah model berbasis platform Deepal, termasuk Mazda 6e serta SUV Mazda CX-6e yang tengah disiapkan.
Sebagai basis pengembangan, Deepal E07 menawarkan desain fleksibel yang mampu bertransformasi dari SUV menjadi pikap berkat bagian belakang yang dapat dibuka. Model ini hadir dengan opsi penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak semua roda (AWD), didukung baterai 90 kWh dengan jarak tempuh sekitar 550 kilometer.
Dari sisi performa, varian tertinggi kendaraan ini mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 3,9 detik—angka yang umumnya hanya dimiliki mobil sport. Jika benar diadopsi Mazda dengan tenaga sekitar 600 hp, maka pikap listrik ini berpotensi menjadi salah satu yang paling bertenaga di segmennya.
Bagi Mazda, pengembangan ini juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada platform pihak lain. Selama ini, model pikap mereka seperti Mazda BT-50 masih berbasis Isuzu D-Max.
Di sisi lain, pasar global menunjukkan pergeseran kuat menuju kendaraan elektrifikasi, termasuk di segmen pikap yang selama ini identik dengan mesin diesel. Negara seperti Australia dan Thailand bahkan menjadi pasar utama bagi kendaraan jenis ini.
Tren terbaru juga memperlihatkan meningkatnya minat terhadap pikap listrik dan hybrid yang mampu menggabungkan daya angkut, efisiensi energi, serta performa tinggi. Model seperti BYD Shark 6 dan Ford Ranger Hybrid menjadi contoh arah perkembangan tersebut.
Meski demikian, pihak Changan Mazda menegaskan bahwa proyek ini masih dalam tahap penjajakan. Deepal E07 disebut sebagai opsi menarik, namun belum menjadi prioritas utama dalam waktu dekat.
Hal ini menandakan bahwa rencana pengembangan masih berada pada tahap eksplorasi, belum masuk fase produksi massal. Meski begitu, pembahasan terbuka terkait proyek ini mencerminkan perubahan strategi Mazda dalam memperluas lini kendaraan listriknya.
Bagi pasar Indonesia, wacana kehadiran pikap listrik dari Mazda tentu menjadi perhatian tersendiri. Selama ini, segmen tersebut didominasi kendaraan diesel. Kehadiran alternatif listrik dengan tenaga besar dan torsi instan berpotensi mengubah peta persaingan, terutama jika didukung infrastruktur pengisian daya yang semakin berkembang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.
YouTube menambah fitur AI untuk kreator, mulai dari mencari ide, mengedit video, membuat thumbnail, hingga menguji tiga versi konten.
Thailand menang 4-0 atas Pakistan di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel melawan Vietnam pada 29 September menjadi laga penting Grup B.
The Thao 247 menyoroti starting XI Timnas Indonesia yang seluruhnya lahir di luar Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0.