Sponsor Rp360 M Batal, Lazio Kembali Kejar Mitra Jersey di Menit Akhir
Lazio resmi putus kontrak sponsor Rp360 miliar dengan Polymarket setelah platform dinyatakan ilegal di Italia. Klub tetap terima pembayaran penuh musim ini, tap
Pink Moon/Architectural
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena Pink Moon April 2026 akan menghiasi langit malam dan bisa disaksikan di Indonesia. Momen ini menjadi salah satu peristiwa astronomi yang dinantikan karena menghadirkan purnama terang yang tampak lebih dramatis di langit malam.
Kemunculan Pink Moon sering dikaitkan dengan April Mop, namun fenomena ini bukan sekadar lelucon. Secara ilmiah, bulan tidak berubah warna menjadi merah muda, melainkan tetap berwarna putih kekuningan seperti purnama pada umumnya.
Istilah Pink Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara, khususnya suku Algonquin, yang menandai pergantian musim melalui siklus alam. Nama tersebut merujuk pada mekarnya bunga liar phlox subulata atau moss pink yang berwarna merah muda.
Bunga ini biasanya bermekaran setelah musim dingin berakhir dan menjadi penanda datangnya musim semi. Dari sinilah nama Pink Moon digunakan untuk menyebut purnama yang terjadi pada bulan April.
Mengutip The Old Farmer's Almanac, fenomena ini juga memiliki makna penting dalam penanggalan keagamaan sebagai Paschal Moon, yang digunakan untuk menentukan tanggal perayaan Paskah bagi umat Kristiani.
Pada 2026, puncak fase purnama diperkirakan terjadi pada 2 April pukul 08.11 WIB. Meski demikian, masyarakat di Indonesia tetap bisa menikmati keindahannya pada malam hari saat bulan terbit di ufuk timur.
Saat mendekati cakrawala, bulan akan tampak lebih besar dan berwarna keemasan. Fenomena ini dikenal sebagai Moon Illusion, yang terjadi akibat efek perspektif dan pembiasan atmosfer bumi.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan atau mengabadikan momen ini, waktu terbaik adalah setelah matahari terbenam, sekitar pukul 18.00–19.00 waktu setempat. Lokasi terbuka seperti lapangan atau area tanpa halangan menjadi pilihan ideal untuk mendapatkan pemandangan maksimal.
Selain Pink Moon, kalender astronomi juga mengenal nama-nama unik lain seperti Flower Moon pada Mei dan Strawberry Moon pada Juni. Penamaan ini merupakan bagian dari tradisi budaya yang mengaitkan fenomena langit dengan siklus alam.
Fenomena Pink Moon 2026 tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menjadi pengingat hubungan erat antara pergerakan langit dan aktivitas manusia di bumi, termasuk dalam tradisi pertanian dan penentuan waktu tanam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lazio resmi putus kontrak sponsor Rp360 miliar dengan Polymarket setelah platform dinyatakan ilegal di Italia. Klub tetap terima pembayaran penuh musim ini, tap
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1