Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Foto ilustrasi chat menggunakan artificial inteligence atau AI. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Lima perusahaan raksasa teknologi dunia, termasuk Google dan Nvidia, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon). Kesepakatan yang diraih pada Kamis (1/5/2026) tersebut bertujuan untuk mentransformasi militer AS menjadi kekuatan tempur yang berbasis pada Kecerdasan Buatan (AI).
Namun, kolaborasi ini tidak berjalan mulus di ranah internal. Gelombang protes muncul dari ratusan karyawan Google yang mendesak pimpinan mereka untuk tidak melibatkan teknologi AI dalam tugas-tugas rahasia militer yang berisiko "tidak manusiawi".
Membangun Militer Berpusat pada AI
Departemen Perang AS secara total menandatangani perjanjian dengan delapan perusahaan besar, yakni Google, Nvidia, SpaceX, OpenAI, Microsoft, Amazon Web Services (AWS), Oracle, dan Reflection. Kerja sama ini menargetkan penerapan teknologi AI ke dalam jaringan rahasia militer guna mendukung operasional peperangan yang sah.
"Perjanjian-perjanjian ini memajukan transformasi untuk membangun militer AS menjadi kekuatan tempur yang berpusat pada AI, sekaligus meningkatkan kemampuan prajurit untuk mempertahankan pengambilan keputusan yang unggul di semua domain peperangan," demikian bunyi pernyataan resmi Departemen Perang AS dikutip Minggu (3/5/2026).
Protes Karyawan dan Kotak Pandora Etika
Namun, di balik ambisi tersebut, gelombang penolakan muncul dari internal perusahaan teknologi. Reuters melaporkan, ratusan karyawan Google menyuarakan protes dan mendesak CEO Sundar Pichai agar tidak melibatkan teknologi AI dalam proyek militer rahasia.
Karyawan menilai penggunaan AI dalam konteks militer berpotensi membuka jalan bagi senjata otonom dan pengawasan massal yang dinilai tidak manusiawi. Kekhawatiran semakin besar karena sifat proyek yang tertutup membuat penggunaan teknologi sulit diawasi.
Ketegangan juga muncul dalam hubungan Pentagon dengan perusahaan AI Anthropic. Perusahaan tersebut menolak memberikan akses penuh terhadap teknologinya karena alasan keamanan dan perlindungan sistem.
Penolakan ini berujung pada langkah pemerintah Amerika Serikat yang meminta lembaga federal menghentikan penggunaan produk Anthropic. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan tajam terkait standar keamanan dan kontrol teknologi.
Kepala Teknologi Pentagon, Emil Michael, menyatakan bahwa perbedaan tersebut masih bisa dinegosiasikan. Ia menilai setiap perusahaan memiliki sudut pandang masing-masing terkait perlindungan teknologi dan kepentingan nasional.
Di tengah perkembangan ini, publik global mulai menyoroti dampak jangka panjang dari penggunaan AI di sektor militer. Selain meningkatkan efisiensi dan keselamatan prajurit, teknologi ini juga membuka perdebatan besar terkait batas etika dalam peperangan modern. Perkembangan selanjutnya akan menentukan apakah kolaborasi ini mampu berjalan seimbang atau justru memicu konflik baru antara inovasi teknologi dan nilai kemanusiaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.