Johann Zarco Cedera ACL dan PCL, Terancam Absen Panjang
Johann Zarco mengalami cedera ACL, PCL, dan meniskus usai kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 dan terancam absen panjang.
Gemini Intelligence/ google
Harianjogja.com, JOGJA— Google mulai membawa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) Android ke level yang lebih tinggi melalui peluncuran Gemini Intelligence dalam ajang The Android Show 2026. Teknologi terbaru ini disebut bukan lagi sekadar asisten digital biasa, melainkan sistem AI yang mampu menjalankan berbagai tugas otomatis lintas aplikasi secara mandiri.
Meski terdengar futuristis, tidak semua pengguna Android bisa langsung menikmatinya. Google menetapkan spesifikasi perangkat yang sangat tinggi sehingga fitur ini hanya tersedia untuk sejumlah kecil smartphone flagship generasi terbaru.
Gemini Intelligence diperkenalkan sebagai evolusi baru Android yang mampu memahami konteks pengguna, mengolah perintah kompleks, hingga menghubungkan berbagai aplikasi tanpa harus dilakukan manual.
Teknologi ini memungkinkan pengguna meminta AI melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Misalnya mencari informasi di Gmail, menambahkan produk ke keranjang belanja, hingga merangkum halaman web secara otomatis.
Google menyebut sistem ini sebagai “intelligence system”, bukan sekadar fitur AI tambahan seperti sebelumnya.
AI Bisa Jalankan Tugas Otomatis
GSM Arena melaporkan, salah satu kemampuan utama Gemini Intelligence adalah otomatisasi tugas atau task automation. Pengguna dapat memberi instruksi sederhana, sementara AI akan menyelesaikan proses lintas aplikasi di belakang layar.
Contohnya, daftar belanja yang tersimpan di aplikasi catatan dapat langsung dipindahkan ke aplikasi pesan antar makanan atau marketplace tanpa perlu copy-paste manual.
Gemini juga dibekali kemampuan memahami konteks visual. Screenshot, foto, maupun gambar tertentu dapat dianalisis AI untuk membantu pengguna mencari informasi tambahan.
Fitur lain yang cukup mencuri perhatian adalah Create My Widget. Pengguna cukup mengetik deskripsi sederhana, lalu AI akan membuat widget Android secara otomatis sesuai kebutuhan.
Di sisi produktivitas, Google juga memperbarui Gboard melalui fitur Rambler. Teknologi ini mampu merapikan hasil dikte suara dengan menghapus kata pengisi seperti “eee”, “anu”, atau jeda tidak penting agar teks lebih rapi dan natural.
Gemini Intelligence juga akan terintegrasi langsung dengan browser Chrome untuk membantu merangkum halaman web, mencari informasi cepat, hingga mengisi formulir otomatis.
Tidak Semua HP Bisa Menggunakannya
Di balik kecanggihannya, Gemini Intelligence hadir dengan syarat perangkat keras yang sangat ketat.
Google menetapkan minimal RAM 12GB agar fitur AI ini bisa berjalan optimal. Selain itu, perangkat juga wajib menggunakan chipset flagship terbaru yang mendukung AI Core serta Gemini Nano v3 atau versi lebih tinggi.
Syarat tersebut membuat banyak smartphone flagship generasi sebelumnya dipastikan tidak kompatibel.
Bahkan seri Google Pixel 9 disebut tidak mendukung Gemini Intelligence karena masih memakai Gemini Nano v2. Hal serupa juga terjadi pada beberapa flagship premium lain yang baru dirilis pada 2025.
Selain spesifikasi hardware, Google juga mensyaratkan perangkat memiliki dukungan pembaruan Android hingga lima tahun dan pembaruan keamanan enam tahun.
Daftar Smartphone yang Sudah Kompatibel
Sejauh ini, Google baru memastikan beberapa perangkat berikut yang mendukung Gemini Intelligence:
Google menyebut pembaruan Gemini Intelligence pertama kali akan hadir untuk Samsung Galaxy S26 dan Pixel 10 pada musim panas 2026.
Strategi Baru Google di Era AI
Peluncuran Gemini Intelligence memperlihatkan arah baru Google dalam persaingan AI global. Android kini tidak hanya menjadi sistem operasi, tetapi juga platform AI yang bekerja aktif membantu pengguna.
Namun strategi ini juga dinilai menjadi cara Google mendorong pengguna beralih ke perangkat flagship premium.
Meski begitu, Google memastikan fitur Gemini standar tetap tersedia untuk seluruh pengguna Android, termasuk perangkat kelas menengah dan flagship lawas.
Bagi pengguna yang belum memiliki perangkat kompatibel, Google menyarankan tidak terburu-buru mengganti smartphone hanya demi mengejar fitur terbaru tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Johann Zarco mengalami cedera ACL, PCL, dan meniskus usai kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 dan terancam absen panjang.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.