Gemini Intelligence Resmi Meluncur, HP RAM 12GB Jadi Syarat Utama

Jumali
Jumali Senin, 18 Mei 2026 17:37 WIB
Gemini Intelligence Resmi Meluncur, HP RAM 12GB Jadi Syarat Utama

Gemini Intelligence/ google

Harianjogja.com, JOGJA— Google mulai membawa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) Android ke level yang lebih tinggi melalui peluncuran Gemini Intelligence dalam ajang The Android Show 2026. Teknologi terbaru ini disebut bukan lagi sekadar asisten digital biasa, melainkan sistem AI yang mampu menjalankan berbagai tugas otomatis lintas aplikasi secara mandiri.

Meski terdengar futuristis, tidak semua pengguna Android bisa langsung menikmatinya. Google menetapkan spesifikasi perangkat yang sangat tinggi sehingga fitur ini hanya tersedia untuk sejumlah kecil smartphone flagship generasi terbaru.

Gemini Intelligence diperkenalkan sebagai evolusi baru Android yang mampu memahami konteks pengguna, mengolah perintah kompleks, hingga menghubungkan berbagai aplikasi tanpa harus dilakukan manual.

Teknologi ini memungkinkan pengguna meminta AI melakukan beberapa pekerjaan sekaligus. Misalnya mencari informasi di Gmail, menambahkan produk ke keranjang belanja, hingga merangkum halaman web secara otomatis.

Google menyebut sistem ini sebagai “intelligence system”, bukan sekadar fitur AI tambahan seperti sebelumnya.

AI Bisa Jalankan Tugas Otomatis

GSM Arena melaporkan, salah satu kemampuan utama Gemini Intelligence adalah otomatisasi tugas atau task automation. Pengguna dapat memberi instruksi sederhana, sementara AI akan menyelesaikan proses lintas aplikasi di belakang layar.

Contohnya, daftar belanja yang tersimpan di aplikasi catatan dapat langsung dipindahkan ke aplikasi pesan antar makanan atau marketplace tanpa perlu copy-paste manual.

Gemini juga dibekali kemampuan memahami konteks visual. Screenshot, foto, maupun gambar tertentu dapat dianalisis AI untuk membantu pengguna mencari informasi tambahan.

Fitur lain yang cukup mencuri perhatian adalah Create My Widget. Pengguna cukup mengetik deskripsi sederhana, lalu AI akan membuat widget Android secara otomatis sesuai kebutuhan.

Di sisi produktivitas, Google juga memperbarui Gboard melalui fitur Rambler. Teknologi ini mampu merapikan hasil dikte suara dengan menghapus kata pengisi seperti “eee”, “anu”, atau jeda tidak penting agar teks lebih rapi dan natural.

Gemini Intelligence juga akan terintegrasi langsung dengan browser Chrome untuk membantu merangkum halaman web, mencari informasi cepat, hingga mengisi formulir otomatis.

Tidak Semua HP Bisa Menggunakannya

Di balik kecanggihannya, Gemini Intelligence hadir dengan syarat perangkat keras yang sangat ketat.

Google menetapkan minimal RAM 12GB agar fitur AI ini bisa berjalan optimal. Selain itu, perangkat juga wajib menggunakan chipset flagship terbaru yang mendukung AI Core serta Gemini Nano v3 atau versi lebih tinggi.

Syarat tersebut membuat banyak smartphone flagship generasi sebelumnya dipastikan tidak kompatibel.

Bahkan seri Google Pixel 9 disebut tidak mendukung Gemini Intelligence karena masih memakai Gemini Nano v2. Hal serupa juga terjadi pada beberapa flagship premium lain yang baru dirilis pada 2025.

Selain spesifikasi hardware, Google juga mensyaratkan perangkat memiliki dukungan pembaruan Android hingga lima tahun dan pembaruan keamanan enam tahun.

Daftar Smartphone yang Sudah Kompatibel

Sejauh ini, Google baru memastikan beberapa perangkat berikut yang mendukung Gemini Intelligence:

  • Google Pixel 10 series
  • Samsung Galaxy S26 series
  • OnePlus 15 dan OnePlus 15R
  • Honor Magic 8 Pro
  • OPPO Find X9 series
  • OPPO Reno 14 Pro dan Reno 15 Pro
  • Beberapa flagship VIVO generasi 2026

Google menyebut pembaruan Gemini Intelligence pertama kali akan hadir untuk Samsung Galaxy S26 dan Pixel 10 pada musim panas 2026.

Strategi Baru Google di Era AI

Peluncuran Gemini Intelligence memperlihatkan arah baru Google dalam persaingan AI global. Android kini tidak hanya menjadi sistem operasi, tetapi juga platform AI yang bekerja aktif membantu pengguna.

Namun strategi ini juga dinilai menjadi cara Google mendorong pengguna beralih ke perangkat flagship premium.

Meski begitu, Google memastikan fitur Gemini standar tetap tersedia untuk seluruh pengguna Android, termasuk perangkat kelas menengah dan flagship lawas.

Bagi pengguna yang belum memiliki perangkat kompatibel, Google menyarankan tidak terburu-buru mengganti smartphone hanya demi mengejar fitur terbaru tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online