Mobil 4x4 Bekas Rp50 Jutaan, Ada Taft hingga Suzuki Jimny
Mobil 4x4 bekas mulai Rp50 jutaan masih tersedia. Simak pilihan Taft, Vitara, Jimny serta tips memeriksa mobil off-road sebelum membeli.
Tesla Roadster/Autocar
Harianjogja.com, JOGJA—Tesla akhirnya memastikan Giga Texas menjadi lokasi produksi Tesla Roadster generasi kedua setelah bertahun-tahun hanya muncul sebagai janji dan purwarupa. Namun di balik kepastian itu, publik justru mulai mempertanyakan kesiapan produksi massal mobil sport listrik tersebut.
Dalam wawancara podcast Ride The Lightning bersama Ryan McCaffrey, Kepala Insinyur Tesla, Lars Moravy, menyebut perusahaan sudah memiliki “rencana awal” untuk memproduksi Roadster di Texas dan perkembangan proyek akan mulai terlihat dalam beberapa bulan mendatang.
Namun justru frasa “rencana awal” itu yang memicu tanda tanya besar di kalangan penggemar Tesla. Autoevolution, Selasa (26/5/2026) mengungkapkan, banyak pihak menilai pernyataan tersebut menunjukkan proses produksi massal Roadster 2.0 masih jauh dari kata matang meski mobil ini pertama kali diperkenalkan sejak 2017.
Selama lebih dari delapan tahun, publik nyaris tidak pernah melihat Tesla melakukan pengujian prototipe Roadster generasi kedua secara terbuka di jalan raya. Bahkan dalam laporan pemegang saham kuartal pertama 2026 yang dirilis pada April lalu, Tesla belum mencantumkan fasilitas produksi resmi untuk mobil tersebut.
Kondisi itu membuat sebagian konsumen mulai mempertanyakan fokus Tesla terhadap lini mobil penumpang premium. Terlebih setelah Model S dan Model X perlahan dipensiunkan dari pasar global, sementara pembaruan pada Model 3 dan Model Y dianggap hanya perubahan minor.
Di tengah situasi tersebut, kabar soal Roadster 2.0 memang menjadi angin segar bagi penggemar kendaraan performa tinggi Tesla. Tetapi sejarah panjang keterlambatan janji Elon Musk membuat antusiasme publik belum sepenuhnya pulih.
Sebelumnya, Elon Musk sempat menyebut peluncuran Roadster terbaru akan berlangsung pada 1 April atau paling lambat April 2026. Hingga akhir Mei 2026, janji itu kembali belum terealisasi dan Tesla belum menunjukkan tanda-tanda acara peluncuran resmi.
Di sisi lain, aktivitas besar justru terlihat di area Giga Texas. Tesla diketahui sedang membangun lintasan uji internal berskala besar yang mencakup oval berkecepatan tinggi, tikungan chicane untuk pengujian handling, hingga jalur off-road khusus.
Investasi besar pada fasilitas tersebut memunculkan spekulasi baru di kalangan pengamat otomotif. Banyak yang menilai lintasan sebesar itu terlalu berlebihan jika hanya dipakai untuk Roadster yang diproyeksikan menjadi produk niche dengan volume produksi terbatas dan harga sangat tinggi.
Muncul dugaan bahwa Tesla tengah menyiapkan lini kendaraan performa tinggi lain secara diam-diam. Beberapa analis bahkan melihat pembangunan fasilitas tersebut sebagai langkah Tesla untuk memperkuat posisi Giga Texas sebagai pusat utama pengembangan kendaraan masa depan menggantikan dominasi pabrik Fremont yang mulai kehilangan banyak lini produksi setelah Model S dan Model X dihentikan.
Bagi konsumen yang masih menunggu Tesla Roadster 2.0, kepastian lokasi produksi di Texas memang memberi harapan baru. Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan mobil sport listrik tersebut benar-benar dipasarkan. Yang mulai terlihat justru keseriusan Tesla membangun fasilitas pengujian ekstrem yang bisa membuka jalan bagi lahirnya kendaraan performa tinggi lain di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil 4x4 bekas mulai Rp50 jutaan masih tersedia. Simak pilihan Taft, Vitara, Jimny serta tips memeriksa mobil off-road sebelum membeli.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta