Siri Pakai AI Google dan Chip Nvidia, Apple Akui Tak Bisa Sendirian

Jumali
Jumali Jum'at, 05 Juni 2026 13:17 WIB
Siri Pakai AI Google dan Chip Nvidia, Apple Akui Tak Bisa Sendirian

Logo Apple - ist/apple inc


Harianjogja.com, JOGJA—Apple dikabarkan akan melakukan perubahan besar dalam pengembangan Siri dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan milik Google serta infrastruktur komputasi Nvidia. Langkah ini menjadi salah satu strategi paling mengejutkan yang pernah diambil Apple karena perusahaan tersebut selama ini dikenal mengembangkan hampir seluruh teknologi intinya secara mandiri.

The Information mengungkapkan, perubahan tersebut diperkirakan akan langsung dirasakan pengguna iPhone ketika Siri generasi terbaru diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran iOS 27 pada September 2026.

Siri disebut akan memiliki kemampuan yang jauh lebih canggih dibanding versi saat ini, termasuk memahami konteks percakapan, membaca informasi di layar, hingga menjawab pertanyaan yang lebih kompleks.

Selama bertahun-tahun Apple mengandalkan pemrosesan data melalui perangkat pengguna maupun pusat data Private Cloud Compute yang ditenagai chip Apple Silicon. Namun, perkembangan teknologi AI generatif membuat kebutuhan komputasi meningkat secara signifikan.

Tugas seperti merangkum dokumen panjang, memahami percakapan berlapis, hingga menghasilkan jawaban kontekstual membutuhkan kapasitas pemrosesan yang jauh lebih besar dibanding kemampuan asisten virtual tradisional.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, sebagian permintaan pengguna disebut akan diproses melalui Google Cloud menggunakan model AI Gemini. Sementara itu, pusat data yang digunakan akan memanfaatkan chip Blackwell B200 buatan Nvidia yang dirancang khusus untuk kebutuhan AI berskala besar.

Chip Blackwell B200 dikenal sebagai salah satu prosesor AI paling kuat yang tersedia saat ini. Teknologi tersebut dirancang untuk menjalankan model kecerdasan buatan dengan parameter sangat besar sehingga mampu memproses perintah kompleks dalam waktu singkat.

Bagi pengguna, kecepatan dan kualitas respons Siri diperkirakan meningkat secara signifikan. Namun, isu privasi tetap menjadi perhatian utama mengingat sebagian pemrosesan data akan dilakukan di luar perangkat pengguna.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, GSM Arena melaporkan, Apple akan memanfaatkan teknologi confidential computing milik Nvidia. Sistem ini memungkinkan data tetap berada dalam kondisi terenkripsi selama proses pengolahan berlangsung di server sehingga akses terhadap informasi pengguna dapat dibatasi secara ketat.

Kolaborasi ini juga menunjukkan perubahan pendekatan Apple dalam menghadapi perlombaan AI global. Selama ini perusahaan tersebut dikenal sangat tertutup dan berusaha mengendalikan seluruh rantai teknologi yang digunakannya.

Namun, perkembangan AI yang sangat cepat membuat Apple memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Dengan memanfaatkan teknologi yang sudah matang dari Google dan Nvidia, perusahaan dapat menghadirkan fitur AI baru dalam waktu lebih singkat dibanding harus membangun semuanya dari awal.

Bagi industri teknologi, kerja sama ini juga memiliki makna yang lebih luas. Nvidia kembali memperkuat posisinya sebagai pemain dominan dalam infrastruktur AI global. Fakta bahwa Apple memilih menggunakan teknologi Nvidia menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan tersebut masih menjadi pilihan utama untuk kebutuhan komputasi AI kelas tinggi.

Di sisi lain, kolaborasi Apple dan Google juga menarik perhatian karena kedua perusahaan selama ini bersaing ketat di pasar ponsel pintar dan layanan digital. Meski menjadi rival, keduanya kini memiliki kepentingan yang sama untuk menghadapi persaingan baru dari berbagai platform AI generatif yang berkembang pesat.

Siri generasi terbaru disebut akan hadir dalam bentuk yang lebih mandiri dan tidak lagi sekadar menjadi fitur pelengkap di dalam sistem operasi. Kemampuan memahami konteks percakapan secara berkelanjutan diperkirakan membuat pengalaman pengguna semakin mendekati layanan AI generatif seperti chatbot modern yang saat ini banyak digunakan masyarakat.

Bagi pengguna iPhone, perubahan ini berpotensi menghadirkan pengalaman yang lebih praktis dalam mencari informasi, mengelola pekerjaan, hingga menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari melalui perintah suara. Jika seluruh rencana tersebut terealisasi, Siri dapat menjadi salah satu pembaruan terbesar yang pernah dilakukan Apple dalam beberapa tahun terakhir.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online