Resmi! Romelu Lukaku Gabung Fenerbahce, Nilai Transfer 6 Juta Euro
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
Logo Apple - ist/apple inc
Harianjogja.com, JOGJA—Raksasa teknologi Apple Inc. disebut tengah menghadapi tekanan besar akibat lonjakan harga chip memori global yang dipicu ledakan kebutuhan kecerdasan buatan (AI). Kenaikan harga DRAM dan NAND flash yang dilaporkan meningkat tajam membuat rantai pasok industri teknologi global ikut tertekan, termasuk produksi perangkat Apple.
Di tengah kondisi tersebut, Apple dikabarkan mengambil langkah lobi ke pemerintah Amerika Serikat untuk mendapatkan izin bekerja sama dengan ChangXin Memory Technologies. Perusahaan ini sebelumnya masuk dalam daftar pengawasan Departemen Pertahanan AS karena dugaan keterkaitan dengan militer Tiongkok, sehingga menimbulkan sensitivitas geopolitik dalam setiap potensi kerja sama bisnis.
Meski secara teknis Apple tidak dilarang berbisnis dengan CXMT, status perusahaan tersebut dalam daftar pengawasan membuat langkah ini berisiko secara politik dan reputasi. Apple disebut berhati-hati agar tidak melanggar batasan regulasi yang dapat berdampak pada hubungan bisnis jangka panjangnya dengan pemerintah AS.
Menurut laporan The Verge, Apple telah melakukan pendekatan ke Kementerian Perdagangan AS dalam beberapa waktu terakhir serta menjalin komunikasi dengan jaringan kebijakan di Washington. Langkah ini dilakukan untuk memastikan CXMT tidak masuk dalam daftar entitas yang dapat memicu pembatasan lebih ketat dan gangguan rantai pasok.
Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah anggota parlemen. Salah satunya datang dari John Moolenaar, politisi Partai Republik yang menilai kerja sama dengan perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertahanan Tiongkok dapat melemahkan upaya AS dalam mengamankan rantai pasok teknologi strategis.
Ia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap perusahaan Tiongkok dalam sektor semikonduktor berisiko memperkuat dominasi Beijing di industri global, terutama di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Saat ini Apple masih bergantung pada sejumlah pemasok besar seperti Micron Technology serta raksasa Korea Selatan Samsung Electronics dan SK Hynix. Namun lonjakan permintaan chip berbasis AI membuat pasokan semakin ketat dan harga terus meningkat.
Jika pemerintah AS di bawah kepemimpinan Donald Trump menyetujui lobi tersebut, keputusan itu dinilai dapat menjadi preseden penting dalam kebijakan perdagangan teknologi global. Sebaliknya, penolakan akan memaksa Apple tetap bergantung pada pemasok yang ada dengan biaya produksi yang lebih tinggi, yang berpotensi berdampak pada harga perangkat di pasar konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)
Prabowo menyebut ekosistem mobil listrik Indonesia di Purwakarta-Subang ditargetkan mulai produksi besar-besaran paling lambat 2028.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membuka rangkaian Dies Natalis ke-61 bertema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.