Apple Hadirkan Fitur AI Ganti Password Otomatis di iOS 27

Jumali
Jumali Selasa, 09 Juni 2026 18:57 WIB
Apple Hadirkan Fitur AI Ganti Password Otomatis di iOS 27

Logo Apple - ist/apple inc

Harianjogja.com, JOGJA—Apple memperkenalkan fitur keamanan baru berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengganti password pengguna secara otomatis ketika terdeteksi berisiko diretas atau mengalami kebocoran data. Fitur tersebut diumumkan dalam ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 yang berlangsung Selasa (9/6/2026) dini hari WIB.

Pembaruan ini menjadi salah satu peningkatan utama pada aplikasi Passwords, aplikasi pengelola kata sandi milik Apple. Dengan dukungan Apple Intelligence, sistem kini tidak hanya mampu mendeteksi password yang lemah atau telah bocor, tetapi juga dapat mengambil tindakan otomatis untuk menggantinya.

Dilansir dari Gizmodo, kemampuan baru tersebut merupakan pengembangan dari fitur keamanan yang sebelumnya hanya memberikan peringatan kepada pengguna ketika password dianggap tidak aman. Kini, Apple Intelligence dapat membantu pengguna mengganti password secara otomatis melalui browser Safari.

Apple menjelaskan bahwa teknologi tersebut memanfaatkan konsep AI agent, yakni sistem kecerdasan buatan yang tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga dapat menjalankan tugas tertentu atas nama pengguna.

Dalam praktiknya, AI akan menavigasi situs web terkait, masuk ke akun pengguna, lalu melakukan proses pergantian password secara otomatis. Setelah selesai, password baru akan langsung tersimpan di aplikasi Passwords sehingga pengguna tidak perlu mencatat atau mengingat kata sandi baru secara manual.

Sebelumnya, pengguna harus masuk ke setiap akun secara mandiri untuk mengganti password yang bocor atau dianggap tidak aman. Proses tersebut kerap memakan waktu, terutama pada akun yang menerapkan autentikasi dua faktor (2FA).

Fitur pergantian password otomatis ini dijadwalkan tersedia bersamaan dengan peluncuran iOS 27 pada September 2026. Pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi Passwords yang terintegrasi di perangkat Apple.

Sejumlah pengamat teknologi menilai fitur tersebut menjadi salah satu implementasi Apple Intelligence yang paling praktis sejauh ini. Kemampuan AI yang dapat menjalankan tindakan secara langsung dianggap sebagai langkah baru dalam pengembangan fitur keamanan digital.

Sebagai perbandingan, Google saat ini memiliki Google Password Manager yang mampu mendeteksi password lemah maupun password yang telah bocor. Namun hingga kini, AI Gemini belum memiliki kemampuan untuk mengganti password pengguna secara otomatis.

Meski menawarkan kemudahan, penggunaan AI dalam pengelolaan password tetap memunculkan kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data. Menanggapi hal tersebut, Apple menegaskan bahwa perlindungan privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama dalam pengembangan fitur baru tersebut.

Dengan hadirnya kemampuan ini, pengguna Apple berpotensi lebih mudah menjaga keamanan akun digital tanpa harus melakukan pergantian password secara manual ketika terjadi kebocoran data.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online