Swiss Tekuk Kanada 2-1 dan Lolos ke 32 Besar sebagai Juara Grup
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 lewat dua gol cepat babak kedua dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup B.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Meta Platforms dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi prediksi baru bernama Arena yang diproyeksikan menjadi pesaing platform pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi. Proyek tersebut disebut menjadi salah satu prioritas CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam upaya mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis media sosial utama perusahaan.
Berdasarkan laporan The New York Times, Arena akan hadir sebagai aplikasi mandiri yang terpisah dari layanan Meta lainnya seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, maupun Messenger. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memisahkan aktivitas prediksi dari platform media sosial yang telah memiliki basis pengguna sangat besar.
Arena juga disebut akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) milik Meta. Model bahasa Llama dikabarkan akan digunakan untuk menghasilkan pertanyaan prediksi secara otomatis berdasarkan topik yang sedang populer, sekaligus memberikan rekomendasi pasar yang dipersonalisasi kepada pengguna.
TechRepublic mengungkapkan, berbeda dengan Polymarket dan Kalshi yang menggunakan uang sungguhan dalam aktivitas prediksi, Arena pada tahap awal akan mengandalkan sistem poin virtual.
Pengguna nantinya memperoleh alokasi poin harian yang dapat digunakan untuk memprediksi berbagai peristiwa atau hasil kejadian tertentu. Sistem tersebut dirancang menyerupai mekanisme permainan digital sehingga pengguna dapat berpartisipasi tanpa harus menyetor dana riil.
Meski demikian, Meta disebut tidak menutup kemungkinan menghadirkan model berbasis uang sungguhan pada masa mendatang apabila kondisi regulasi dan respons pasar memungkinkan.
Strategi memulai dari sistem poin dinilai lebih aman dari sisi hukum. Pasar prediksi berbasis uang di Amerika Serikat berada di bawah pengawasan ketat regulator, termasuk Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Kalshi, misalnya, harus melalui proses hukum yang panjang sebelum memperoleh izin untuk menawarkan kontrak prediksi politik. Dengan pendekatan nonmoneter, Meta dapat menguji pasar dan mengembangkan basis pengguna tanpa langsung berhadapan dengan hambatan regulasi yang kompleks.
Mengandalkan Kekuatan Ekosistem Meta
Keunggulan utama yang dimiliki Meta dibandingkan para pesaingnya adalah jaringan pengguna yang sangat besar.
Perusahaan memiliki lebih dari 3,5 miliar pengguna aktif harian yang mengakses setidaknya satu aplikasi Meta setiap hari. Jangkauan tersebut berpotensi menjadi modal penting apabila Arena benar-benar diluncurkan ke publik.
Meta dapat memanfaatkan kekuatan distribusi tersebut untuk memperkenalkan layanan baru dengan lebih cepat dibandingkan perusahaan rintisan yang harus membangun basis pengguna dari nol.
Namun, sejarah menunjukkan tidak semua aplikasi mandiri Meta berhasil bertahan.
Pada 2020, perusahaan pernah meluncurkan aplikasi prediksi bernama Forecast yang memungkinkan pengguna membuat prediksi mengenai berbagai peristiwa global. Aplikasi tersebut menggunakan sistem poin yang mirip dengan konsep Arena saat ini.
Forecast akhirnya dihentikan pada 2022 setelah gagal menarik jumlah pengguna yang signifikan. Dalam sejumlah laporan internal, biaya operasional untuk mengelola dan mengkurasi pertanyaan secara manual disebut menjadi salah satu alasan utama penghentian layanan tersebut.
Arena disebut sebagai bentuk pengembangan ulang dari konsep yang pernah diuji melalui Forecast, dengan tambahan kemampuan AI yang diharapkan dapat memangkas biaya operasional sekaligus meningkatkan keterlibatan pengguna.
Industri yang Sedang Bertumbuh Pesat
Pasar prediksi menjadi salah satu sektor digital yang mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Platform seperti Polymarket dan Kalshi mencatat lonjakan aktivitas perdagangan yang besar seiring meningkatnya minat masyarakat untuk memprediksi berbagai peristiwa, mulai dari politik, ekonomi, olahraga, hingga hiburan.
Pertumbuhan industri ini membuat banyak perusahaan teknologi mulai melirik pasar prediksi sebagai peluang bisnis baru.
Meski demikian, model bisnis tersebut tetap menghadapi tantangan regulasi di banyak negara. Di Indonesia, aktivitas perjudian dan taruhan dilarang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya, pemerintah juga telah melakukan pemblokiran terhadap akses ke Polymarket karena dinilai mengandung unsur taruhan berbasis uang yang bertentangan dengan hukum nasional.
Selain mengembangkan Arena, Meta juga dilaporkan tengah mengeksplorasi sejumlah proyek lain berbasis kecerdasan buatan, termasuk layanan bernama Meta Photos yang berfokus pada pembuatan konten media menggunakan AI.
Hingga saat ini, Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan Arena. Sumber internal perusahaan juga menyebut proyek tersebut masih berada dalam tahap pengembangan aktif dan belum ada kepastian apakah akan dirilis secara luas kepada publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 lewat dua gol cepat babak kedua dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup B.
Kemensos menunda pengumuman hasil seleksi administrasi PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat 2026 menjadi 30 Juni. Simak jadwal terbaru selengkapnya.
11 tim MotoGP resmi menandatangani kontrak baru hingga 2031. Kesepakatan ini menjadi fondasi menuju era mesin 850cc mulai musim 2027.
Mobil diesel bekas masih diminati karena tangguh dan irit. Simak 10 rekomendasi terbaik mulai Isuzu Panther hingga Toyota Fortuner dan Hilux.
Dua gempa besar M 7,2 dan M 7,5 mengguncang Venezuela. Caracas mengalami kerusakan luas, status darurat nasional diberlakukan, dan operasi penyelamatan masih be
Afrika Selatan menjadi tim ke-13 yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Berikut daftar lengkap negara yang sudah memastikan tiket ke fase gugur.