Tips Efisien Mobil Listrik agar Tak Boros Daya di Perjalanan Jauh

Jumali
Jumali Jum'at, 26 Juni 2026 14:37 WIB
Tips Efisien Mobil Listrik agar Tak Boros Daya di Perjalanan Jauh

Ilustrasi mobil listrik

Harianjogja.com,JOGJA— Mobil listrik semakin beragam dan menjadi pilihan menarik untuk perjalanan jarak jauh atau road trip karena biaya operasional yang lebih hemat dibanding kendaraan berbahan bakar fosil. Namun, selain merencanakan rute dan tujuan, pengemudi juga perlu memahami cara mengelola konsumsi energi agar baterai tidak cepat terkuras selama perjalanan.

Baterai merupakan komponen utama yang menentukan jarak tempuh kendaraan listrik. Gaya berkendara, pemanfaatan fitur, hingga kondisi kendaraan sangat memengaruhi efisiensi daya yang digunakan.

Berikut tujuh cara yang dapat dilakukan untuk menghemat baterai mobil listrik saat berkendara jarak jauh:

Pertama, gunakan mode berkendara ekonomis (Eco Mode).
Sebagian besar mobil listrik modern telah dilengkapi mode Eco yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi. Mode ini membuat respons pedal lebih halus, membatasi penggunaan daya, serta mengoptimalkan kerja sistem pendingin kabin. Mode Eco ideal digunakan di jalan tol atau rute panjang dengan kecepatan stabil.

Kedua, maksimalkan pengereman regeneratif.
Teknologi regenerative braking memungkinkan energi saat kendaraan melambat dikonversi kembali menjadi daya untuk mengisi baterai. Dengan mengurangi penggunaan rem konvensional dan memanfaatkan teknik one-pedal driving, efisiensi energi dapat meningkat, terutama di kondisi lalu lintas padat atau jalan menurun.

Ketiga, atur suhu kabin secara bijak.
Sistem pendingin udara merupakan salah satu komponen yang cukup besar mengonsumsi energi. Pengaturan suhu ideal berada di kisaran 24–25 derajat Celcius dengan mode resirkulasi udara untuk mengurangi beban baterai tanpa mengorbankan kenyamanan.

Keempat, jaga kecepatan tetap stabil.
Semakin tinggi kecepatan, semakin besar hambatan udara yang memengaruhi konsumsi energi. Menjaga kecepatan stabil serta menghindari akselerasi mendadak dapat membantu memperpanjang jarak tempuh. Fitur cruise control dapat dimanfaatkan untuk menjaga konsistensi laju kendaraan.

Kelima, rencanakan rute perjalanan.
Perencanaan rute penting untuk memastikan efisiensi energi, termasuk memilih jalur yang lebih landai dan memiliki akses stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Aplikasi navigasi khusus kendaraan listrik juga dapat membantu memetakan lokasi pengisian daya.

Keenam, manfaatkan pengisian cepat secara efisien.
Fasilitas fast charging umumnya mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20–30 menit. Pengemudi disarankan memanfaatkan waktu ini untuk beristirahat serta tidak selalu mengisi hingga 100 persen karena pengisian akhir biasanya lebih lambat.

Ketujuh, pastikan kondisi kendaraan prima.
Tekanan ban yang sesuai standar, beban kendaraan yang tidak berlebihan, serta kondisi teknis mobil yang baik dapat menjaga efisiensi energi. Tekanan ban yang kurang bahkan dapat meningkatkan konsumsi daya hingga beberapa persen.

Dengan menerapkan tujuh langkah tersebut, perjalanan menggunakan mobil listrik dapat menjadi lebih efisien, nyaman, dan minim kekhawatiran kehabisan daya di tengah jalan. Selain menghemat baterai, kebiasaan berkendara yang tepat juga membantu memperpanjang عمر komponen kendaraan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online