Bukan Cuma Mesin Gol, Haaland Kini Kantongi 4 Rekor Dunia Resmi
Erling Haaland menerima empat sertifikat Guinness World Records berkat pencapaiannya di Manchester City dan Timnas Norwegia, termasuk rekor 100 gol tercepat di
Logo Honda/Reuters-Michael Caronna
Harianjogja.com, JOGJA— Pemilik Honda Odyssey model tahun 2018 hingga 2022 di Amerika Serikat mendapat kepastian setelah otoritas keselamatan lalu lintas setempat menutup investigasi terkait masalah airbag samping yang berpotensi mengembang tanpa tabrakan. Keputusan itu diambil setelah Honda menjalankan program penarikan kembali (recall) terhadap ratusan ribu kendaraan yang terdampak.
Investigasi dilakukan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) setelah regulator menerima sejumlah laporan mengenai airbag samping yang aktif secara tiba-tiba saat kendaraan melaju. Dalam beberapa kasus, airbag dilaporkan mengembang ketika mobil melewati jalan berlubang atau mengalami guncangan keras, meski tidak terjadi kecelakaan.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena airbag yang mengembang secara tak terduga berpotensi mengganggu konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Penyelidikan yang dimulai pada Oktober 2025 mencakup sekitar 441.002 unit Honda Odyssey model 2018 hingga 2022. Menanggapi temuan tersebut, Honda mengumumkan program recall pada April 2026 untuk memperbaiki komponen yang menjadi sumber masalah.
Berdasarkan data yang disampaikan kepada NHTSA, hingga 2 April 2026 Honda telah menerima 130 klaim garansi terkait gangguan sistem airbag tersebut. Selain itu, terdapat 25 laporan cedera ringan yang dikaitkan dengan insiden tersebut. Meski demikian, tidak ditemukan laporan korban meninggal dunia akibat masalah itu.
Honda menjelaskan penyebab utama gangguan berasal dari pengaturan parameter yang tidak sesuai pada Electronic Control Unit (ECU) sistem Supplemental Restraint System (SRS). Kesalahan tersebut dapat membuat airbag samping dan airbag tirai mengembang ketika kendaraan mengalami hentakan atau guncangan tertentu yang seharusnya tidak memicu sistem keselamatan.
Sebagai solusi, Honda melakukan pembaruan perangkat lunak melalui pemrograman ulang ECU atau mengganti unit kontrol yang terdampak apabila diperlukan. Seluruh proses perbaikan diberikan tanpa biaya kepada konsumen.
Pemberitahuan resmi kepada pemilik kendaraan mulai dikirimkan sejak akhir Mei 2026. Honda juga memastikan proses perbaikan dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat di jaringan dealer resminya.
Setelah meninjau efektivitas program recall tersebut, NHTSA menyimpulkan langkah yang dilakukan Honda telah memadai untuk mengatasi potensi risiko keselamatan yang sebelumnya menjadi perhatian. Dengan demikian, investigasi resmi terhadap Honda Odyssey model 2018-2022 dinyatakan selesai.
Bagi pemilik kendaraan yang belum mengikuti program recall, Honda mengimbau agar segera menghubungi dealer resmi untuk memastikan kendaraan mendapatkan pembaruan sistem dan tetap aman digunakan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Erling Haaland menerima empat sertifikat Guinness World Records berkat pencapaiannya di Manchester City dan Timnas Norwegia, termasuk rekor 100 gol tercepat di
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.