Toyota Century SUV Jadi Mobil Dinas PM Jepang, Gantikan Sedan

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 10:27 WIB
Toyota Century SUV Jadi Mobil Dinas PM Jepang, Gantikan Sedan

Toyota Century SUV/Carscoops


Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Jepang melakukan peremajaan kendaraan resmi Perdana Menteri dengan mengganti armada lama berbentuk sedan menjadi SUV mewah terbaru, Toyota Century SUV. Pergantian ini menandai babak baru penggunaan kendaraan kenegaraan di Negeri Sakura sekaligus memperlihatkan arah kebijakan yang semakin menekankan aspek kenyamanan, keamanan, dan teknologi rendah emisi.

Kendaraan baru tersebut mulai menarik perhatian publik setelah terlihat mengantar Perdana Menteri Sanae Takaichi menjalankan sejumlah agenda resmi di Tokyo. Mobil itu tampak digunakan dalam perjalanan dari kediaman resmi menuju Gedung Parlemen Jepang hingga ke Bandara Haneda dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Media otomotif Carscoops melaporkan kemunculan Toyota Century SUV itu menjadi sinyal bahwa pemerintah Jepang resmi mengganti kendaraan dinas utama yang sebelumnya menggunakan Century Sedan generasi ketiga.

Pergantian tersebut dilakukan setelah kendaraan lama mencapai batas operasional yang ditetapkan pemerintah. Sedan Century yang digantikan diketahui telah digunakan sejak April 2020 dan mulai bertugas pada era pemerintahan Shinzo Abe.

Secara visual, kendaraan baru itu tampil dengan warna hitam penuh tanpa kombinasi warna lain yang lazim ditemukan pada beberapa model Century komersial. Pada bagian depan terlihat sejumlah perangkat pendukung pengamanan seperti lampu identifikasi khusus dan sistem pengawalan yang terintegrasi.

Meski pemerintah Jepang tidak mengungkap spesifikasi keamanan secara rinci, sejumlah media lokal memperkirakan kendaraan tersebut telah dilengkapi berbagai perlindungan khusus, termasuk kaca dan panel bodi berstandar keamanan tinggi untuk mendukung mobilitas kepala pemerintahan.

Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara menjelaskan bahwa pergantian kendaraan dilakukan melalui evaluasi berkala yang mempertimbangkan usia pakai, kondisi teknis, dan kebutuhan operasional pemerintahan.

Namun pemerintah memilih tidak mempublikasikan rincian biaya pengadaan maupun fitur keamanan yang digunakan dengan alasan terkait perlindungan pejabat negara.

Di luar fungsi kenegaraan, penggunaan Toyota Century SUV juga mencerminkan transformasi industri otomotif Jepang. Jika sebelumnya kendaraan resmi pemerintah identik dengan sedan besar, kini model SUV dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas modern.

Posisi duduk yang lebih tinggi memudahkan akses keluar masuk kendaraan. Selain itu, ruang kabin yang lebih luas memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, terutama saat menjalani agenda kenegaraan yang padat.

Toyota Century SUV sendiri merupakan salah satu model paling eksklusif yang diproduksi oleh Toyota. Mobil ini menggunakan platform modern TNGA-K dan dibekali sistem plug-in hybrid (PHEV) yang menggabungkan mesin V6 3,5 liter dengan motor listrik.

Sistem tersebut menghasilkan tenaga sekitar 400 daya kuda dan disalurkan melalui transmisi e-CVT serta penggerak empat roda E-Four AWD khas Toyota.

Kehadiran teknologi elektrifikasi menjadi salah satu aspek penting dalam kendaraan ini. Dengan baterai berkapasitas 21,3 kWh, Century SUV mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 69 kilometer menggunakan tenaga listrik sepenuhnya tanpa menghasilkan emisi dari mesin pembakaran.

Kemampuan tersebut sejalan dengan komitmen Jepang dalam mendorong penggunaan teknologi rendah karbon di berbagai sektor, termasuk kendaraan operasional pemerintahan.

Lebih dari sekadar alat transportasi, Toyota Century SUV kini menjadi simbol baru negara tersebut. Kendaraan ini merepresentasikan perpaduan antara kemewahan khas Jepang, teknologi otomotif mutakhir, serta upaya menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan di masa depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online