WhatsApp Tiba-Tiba Minta Kode Verifikasi? Ini Penyebab dan Cara Mengamankannya
WhatsApp tiba-tiba mengirim kode OTP? Ketahui penyebabnya dan cara mengamankan akun agar terhindar dari upaya pengambilalihan.
Logo Volkswagen/Ist-Car Logos
Harianjogja.com, JOGJA— Rencana besar Volkswagen untuk menutup sejumlah pabrik dan memangkas puluhan ribu pekerja memicu gelombang protes di Jerman. Euronews pada Kamis (8/7) waktu setempat melaporkan bahwa aksi demonstrasi yang digelar serikat pekerja di berbagai fasilitas produksi menjadi sinyal bahwa transformasi industri otomotif global kini memasuki fase yang semakin berat.
Hal ini berkaitan dengan maraknya persaingan di industri kendaraan listrik, perubahan kebijakan perdagangan, hingga melemahnya permintaan di sejumlah pasar utama.
Untuk menindaklanjuti permasalahan ini, Manajemen Volkswagen dijadwalkan bertemu dengan dewan pengawas untuk membahas proposal restrukturisasi yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah perusahaan. Meski belum menghasilkan keputusan final, pertemuan tersebut diperkirakan menjadi awal dari negosiasi panjang antara manajemen, serikat pekerja, dan pemerintah daerah terkait masa depan sejumlah pabrik di Jerman.
Berdasarkan laporan media Jerman, CEO Volkswagen, Oliver Blume, tengah mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 tenaga kerja secara global atau sekitar 16 persen dari total karyawan perusahaan. Selain itu, empat fasilitas produksi disebut masuk dalam daftar evaluasi, yakni pabrik Hanover, Emden, Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm.
Ketua IG Metall, Christiane Benner menolak keras dan menegaskan organisasinya akan menggunakan seluruh upaya untuk menggagalkan kebijakan tersebut apabila benar-benar dijalankan. Bersama dewan pekerja Volkswagen, serikat juga mengoordinasikan aksi unjuk rasa di sejumlah pabrik pada hari yang sama dengan pembahasan restrukturisasi.
Volkswagen sebenarnya telah menyepakati pengurangan sekitar 50.000 pekerja di Jerman hingga 2030 pada akhir 2024. Kesepakatan tersebut juga disertai komitmen untuk tidak menutup pabrik di Jerman hingga akhir dekade. Namun, memburuknya kondisi pasar membuat perusahaan kembali mengevaluasi strategi operasionalnya.
Tekanan terhadap Volkswagen datang dari berbagai arah. Tarif impor kendaraan di Amerika Serikat diperkirakan membebani perusahaan hingga sekitar 5 miliar euro per tahun. Di saat bersamaan, margin keuntungan kendaraan listrik terus tertekan, sementara persaingan di pasar Tiongkok semakin sengit akibat dominasi produsen lokal yang menawarkan produk lebih kompetitif. Selain opsi penutupan pabrik, manajemen juga dikabarkan akan mengkaji pemindahan produksi model tertentu ke fasilitas yang tingkat utilisasinya rendah, termasuk pabrik Zwickau.
Opsi lain adalah menghentikan penugasan model baru secara bertahap sehingga produksi berakhir tanpa penutupan mendadak. Proses restrukturisasi diperkirakan tidak akan mudah disetujui. Struktur dewan pengawas Volkswagen melibatkan perwakilan pekerja dan pemegang saham dengan hak suara yang besar.
Langkah yang diambil oleh Volkswagen menjadi gambaran bagaimana tantangan yang kini dihadapi industri otomotif Eropa. Tidak hanya Volkswagen, sejumlah produsen lain seperti BMW dan Mercedes-Benz juga melakukan efisiensi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar global, meningkatnya kompetisi kendaraan listrik, serta tekanan biaya produksi.
Keputusan yang diambil Volkswagen dalam beberapa bulan mendatang diyakini akan menjadi salah satu penentu arah industri otomotif Eropa di masa depan. Bagi pembaca di Indonesia, kisah Volkswagen ini menjadi pengingat bahwa bahkan raksasa otomotif sekalipun tidak kebal terhadap guncangan global. Persaingan ketat di pasar kendaraan listrik, kebijakan tarif, dan perubahan permintaan konsumen memaksa perusahaan untuk beradaptasi atau menghadapi konsekuensi yang berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp tiba-tiba mengirim kode OTP? Ketahui penyebabnya dan cara mengamankan akun agar terhindar dari upaya pengambilalihan.
Jadwal bola malam ini menghadirkan final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand serta Real Madrid vs Real Sociedad di Liga Spanyol.
Timnas voli putri Indonesia melaju ke perempat final AVC Women's Continental 2026 setelah mengalahkan Australia 3-0 dan akan menghadapi Iran.
Apple merilis Mac mini M6 dan M5 Pro dengan peningkatan AI hingga 4 kali, CPU 40 persen lebih cepat, dan konektivitas Wi-Fi 7.
Sembilan hari jelang liga, kesiapan PSS Sleman mencapai 90%-95%. Pieter Huistra masih menyoroti fisik, taktik, bola mati, dan mental pemain.
Avengers Endgame Encore tayang di Indonesia mulai 25 September 2026 dengan materi tambahan 4 menit serta perubahan visual dan dialog