iCloud Penuh? WhatsApp Hadirkan Cloud Backup 2GB Gratis untuk iPhone

Jumali
Jumali Rabu, 15 Juli 2026 10:47 WIB
iCloud Penuh? WhatsApp Hadirkan Cloud Backup 2GB Gratis untuk iPhone

Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pengguna iPhone yang selama ini mengeluhkan kapasitas iCloud cepat penuh akibat cadangan WhatsApp mungkin akan segera bernapas lega.

Meta dikabarkan tengah mengembangkan layanan pencadangan (backup) berbasis cloud milik sendiri untuk WhatsApp di platform iOS. Fitur ini pertama kali terungkap melalui analisis kode dalam versi beta WhatsApp untuk iOS (26.28.10.16) oleh WABetaInfo.

Saat ini, pencadangan chat WhatsApp di iPhone sepenuhnya bergantung pada iCloud. Masalahnya, kapasitas gratis iCloud hanya 5GB yang juga dipakai untuk menyimpan foto, video, dokumen, dan data aplikasi lain, sehingga cepat penuh.

WABetaInfo mengungkapkan, jika fitur ini resmi hadir, pengguna akan mendapatkan opsi baru untuk menyimpan cadangan chat langsung di server WhatsApp. iCloud akan tetap menjadi opsi bawaan (default), sehingga pengguna yang tidak ingin berubah tidak perlu melakukan apa pun.

Layanan ini direncanakan menawarkan kuota gratis sebesar 2GB khusus untuk cadangan WhatsApp. Bagi yang membutuhkan ruang lebih besar, disiapkan paket berbayar, salah satunya 50GB dengan perkiraan biaya sekitar USD0,99 per bulan (setara Rp16.000). Paket dengan kapasitas lebih besar, seperti 1TB, juga dikabarkan dalam tahap pengembangan.

Salah satu keunggulan utama layanan ini adalah soal keamanan. Berbeda dengan cadangan di iCloud yang mengharuskan pengguna mengaktifkan enkripsi end-to-end secara manual, seluruh data yang disimpan di server WhatsApp akan dienkripsi secara otomatis. WhatsApp bahkan direncanakan akan merekomendasikan penggunaan passkey sebagai metode autentikasi tambahan, meskipun opsi kata sandi atau kunci enkripsi 64 digit juga tersedia.

Kehadiran layanan cloud milik WhatsApp menunjukkan upaya Meta untuk menghadirkan sistem pencadangan lintas platform yang tidak bergantung pada ekosistem Apple maupun Google.

Apabila implementasinya berjalan sesuai rencana, layanan tersebut dapat mempermudah pengguna yang sering berpindah perangkat antara iPhone dan smartphone Android. Saat ini, proses migrasi riwayat percakapan masih bergantung pada layanan cloud masing-masing platform sehingga terkadang membuat perpindahan data menjadi lebih rumit.


Kendati menawarkan sejumlah keuntungan, terdapat satu konsekuensi yang perlu pengguna perhatikan. Jika memilih menggunakan layanan cloud WhatsApp, data cadangan akan berada di server milik WhatsApp atau Meta, bukan lagi di iCloud. Hal ini berarti pengguna harus mempercayakan penyimpanan data kepada Meta, meskipun perusahaan teknologi tersebut mengklaim seluruh data backup akan tetap terlindungi dengan enkripsi end-to-end. Hingga kini, Meta belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi fitur tersebut.

Seluruh informasi yang beredar masih berasal dari analisis kode pada versi beta sehingga detail implementasi, harga, maupun kapasitas penyimpanan masih dapat berubah sebelum dirilis secara luas. Jika akhirnya tersedia untuk seluruh pengguna, layanan backup cloud mandiri ini berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar WhatsApp di ekosistem iPhone. Selain membantu menghemat ruang iCloud, fitur tersebut juga dapat menyederhanakan proses perpindahan data antarplatform sekaligus menghadirkan standar keamanan lebih konsisten untuk cadangan percakapan pengguna.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online