Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Tak Bergerak
Harga emas Pegadaian hari ini 27 Juli 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga Antam, Galeri 24, dan UBS beserta harga buyback terbaru.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Meta resmi menghadirkan fitur baru bernama Facebook Verified yang memungkinkan pengguna memperoleh tanda verifikasi akun tanpa biaya berlangganan. Kehadiran fitur ini menjadi langkah terbaru perusahaan dalam menghadapi maraknya akun palsu, penipuan digital, hingga profil yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Dilansir dari GSM Arena, berbeda dengan layanan Meta Verified yang selama ini berbayar dan identik dengan lencana centang biru, Facebook Verified ditujukan khusus untuk memastikan bahwa akun yang digunakan benar-benar dimiliki oleh orang sungguhan. Fitur tersebut mulai diluncurkan secara bertahap di sejumlah negara dan akan diperluas ke lebih banyak wilayah dalam beberapa waktu mendatang.
Meta menjelaskan bahwa proses verifikasi dilakukan melalui video selfie singkat. Pengguna diminta merekam wajah mereka, kemudian sistem akan mencocokkan video tersebut dengan foto profil yang sudah ada di akun Facebook. Jika data dianggap sesuai dan akun memenuhi syarat keamanan yang ditetapkan perusahaan, pengguna akan memperoleh tanda verifikasi.
Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait penyalahgunaan identitas digital. Kemajuan teknologi AI membuat pembuatan akun palsu menjadi semakin mudah dan sulit dibedakan dari akun asli. Karena itu, Meta ingin menghadirkan cara yang lebih sederhana bagi pengguna untuk mengetahui bahwa mereka sedang berinteraksi dengan manusia nyata.
Dalam tahap awal, lencana Facebook Verified akan muncul di sejumlah layanan yang dianggap rentan terhadap penipuan, seperti Facebook Marketplace, Facebook Dating, Facebook Groups, serta halaman profil pengguna. Ke depan, Meta berencana menampilkan tanda tersebut pada unggahan yang muncul di Feed sehingga identitas pemilik akun dapat dikenali dengan lebih mudah.
Meski demikian, Meta menegaskan bahwa lencana verifikasi ini bukan jaminan mutlak bahwa pemilik akun dapat dipercaya sepenuhnya. Facebook Verified hanya menunjukkan bahwa akun tersebut telah melewati proses verifikasi identitas dan memenuhi standar keamanan perusahaan. Pengguna tetap diminta berhati-hati saat melakukan transaksi maupun berinteraksi dengan orang yang baru dikenal melalui platform tersebut.
Untuk memperoleh verifikasi gratis ini, pengguna harus memenuhi sejumlah persyaratan. Akun harus dimiliki oleh pengguna berusia minimal 18 tahun, memiliki rekam jejak yang baik, mematuhi Standar Komunitas Facebook, serta tidak menunjukkan indikasi perilaku tidak autentik. Akun yang pernah terlibat aktivitas penipuan atau pelanggaran kebijakan berisiko tidak memenuhi syarat.
Meta juga memastikan bahwa fitur ini tidak tersedia untuk Facebook Pages maupun akun Professional Mode. Dengan demikian, Facebook Verified saat ini hanya diperuntukkan bagi akun pribadi.
Kehadiran Facebook Verified sekaligus memperjelas perbedaan dengan Meta Verified yang tetap menjadi layanan berbayar. Meta Verified menawarkan sejumlah fitur tambahan seperti perlindungan dari peniruan identitas, dukungan pelanggan prioritas, dan berbagai manfaat premium lainnya. Sementara itu, Facebook Verified berfokus pada verifikasi identitas dasar tanpa biaya langganan.
Bagi pengguna yang aktif bertransaksi di Marketplace atau sering bergabung dalam komunitas Facebook, fitur ini berpotensi menjadi alat tambahan untuk mengurangi risiko berhadapan dengan akun palsu. Namun, para pengguna tetap disarankan melakukan pengecekan mandiri sebelum melakukan transaksi atau membagikan informasi pribadi kepada pihak lain.
Dengan semakin banyaknya aktivitas digital yang berlangsung di media sosial, kehadiran sistem verifikasi gratis ini menjadi salah satu upaya Meta untuk menjaga kepercayaan pengguna sekaligus meningkatkan keamanan ekosistem Facebook di tengah era AI yang berkembang sangat cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar