Hujan Meteor Perseid Capai Puncak 12-13 Agustus, Simak Cara Melihatnya
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Iklan di media sosial yang terasa semakin sulit dihindari ternyata bukan sekadar perasaan. Data terbaru menunjukkan Facebook menjadi platform dengan pendapatan iklan terbesar di dunia, mengungguli pesaingnya.
Dominasi ini membuat sebagian besar iklan digital global terkonsentrasi hanya pada segelintir platform besar, yang langsung berdampak pada pengalaman pengguna sehari-hari.
The Hollywood Reporter melaporkan berdasarkan laporan firma riset Omdia dalam ajang StreamTV Europedi Lisbon, mengungkapkan bahwa Facebook memimpin pendapatan iklan global, mengalahkan TikTok, YouTube, hingga Instagram.
Secara keseluruhan, empat platform tersebut menguasai lebih dari 90% pendapatan iklan media sosial dunia.
Bahkan, perusahaan induknya, Meta, disebut mengantongi sekitar 70% dari total pendapatan iklan media sosial global, jauh meninggalkan platform lain seperti LinkedIn, Pinterest, Reddit, dan X.
“Media sosial memiliki indeks yang lebih tinggi pada pengeluaran iklan per jam. Dan sebagian besar pengeluaran ini hanya mengalir ke segelintir pemain,” kata Kepala Media & Hiburan Omdia, Maria Rua Aguete.
Artinya sederhana: waktu yang Anda habiskan scrolling langsung menentukan ke mana uang iklan global mengalir.
Dampaknya tak berhenti di media sosial. Omdia memproyeksikan, pada 2030 iklan video di platform sosial akan menyumbang hingga 40% dari total pendapatan televisi dan video global. Secara keseluruhan, nilai pasar iklan dunia diperkirakan melonjak dari US$935 miliar pada 2025 menjadi US$1,6 triliun di 2030—dengan iklan digital sebagai motor utama.
Di Indonesia, tren ini juga terasa. Data dari Research and Markets menunjukkan pasar iklan digital nasional diprediksi tumbuh dari US$3,23 miliar pada 2025 menjadi US$4,51 miliar pada 2031. Artinya, Anda akan semakin sering “bertemu” iklan di layar ponsel.
Tak berhenti di situ, Meta bahkan diperkirakan menyalip Google sebagai raja iklan digital global pada 2026, dengan pendapatan mencapai US$243,46 miliar. Lonjakan ini didorong teknologi AI seperti Advantage+ serta popularitas konten pendek Reels. Dengan tren ini, layar ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi, tetapi telah berubah menjadi pusat utama industri periklanan global yang terus berkembang dan semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan meteor Perseid mencapai puncak pada 12-13 Agustus 2026. Simak waktu terbaik dan peluang pengamatan fenomena langit ini dari Indonesia.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Z Jerman siap mendukung program PLTS 100 GW Indonesia, tetapi menilai sistem kelistrikan dan SDM perlu diperkuat.
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.