Kejagung Limpahkan Tersangka TPPU Zarof Ricar ke Kejari Jakpus
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Motor listrik Viper dari VInFast. (ANTARA/VinFast Indonesia)\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA— Efisiensi biaya menjadi salah satu pertimbangan ketika masyarakat mulai beralih ke motor listrik. Di tengah kenaikan biaya hidup dan kebutuhan mobilitas yang semakin tinggi, kendaraan roda dua berbasis baterai menawarkan cara berbeda dalam menghitung biaya kepemilikan.
Tren kendaraan berbasis baterai di Indonesia tidak hanya berkembang pada segmen roda empat. Produsen sepeda motor juga semakin agresif memasarkan kendaraan listrik, salah satunya melalui VinFast Viper di pasar Indonesia.
CEO VinFast e-Scooter Indonesia, Yordan Satriadi, mengatakan percepatan elektrifikasi perlu diikuti dengan kemudahan penggunaan sekaligus nilai ekonomis yang nyata bagi konsumen.
“Upaya percepatan elektrifikasi perlu didukung oleh kemudahan penggunaan dan nilai ekonomis yang nyata bagi konsumen,” kata Yordan Satriadi dalam keterangan resminya, Kamis.
Harga Motor Bukan Satu-satunya Perhitungan
Yordan mengatakan sepeda motor elektrik Viper tersedia dengan harga mulai Rp22,81 juta untuk wilayah Jakarta. Namun, menurut dia, pertimbangan ekonomi calon pengguna tidak berhenti pada harga pembelian kendaraan.
Skema baterai, biaya penukaran, hingga garansi juga menjadi komponen yang perlu diperhitungkan sebelum konsumen menentukan pilihan.
Perbedaan mendasar motor listrik dibandingkan kendaraan konvensional berada pada sumber energi. Motor listrik tidak membutuhkan bensin untuk beroperasi sehingga biaya energi bergeser menjadi kebutuhan pengisian atau penukaran baterai.
Viper menawarkan pilihan kepada konsumen untuk menggunakan skema sewa baterai dengan biaya Rp84.000 per bulan untuk setiap baterai atau membeli kendaraan sekaligus baterainya.
Model tersebut memungkinkan konsumen mengubah sebagian biaya besar di awal menjadi pengeluaran yang lebih terukur. Dengan demikian, perhitungan kepemilikan tidak hanya berkaitan dengan harga motor saat dibeli, tetapi juga biaya bulanan agar kendaraan tetap siap digunakan.
Penukaran Baterai Hanya 1-2 Menit
Efisiensi motor listrik Viper juga ditawarkan melalui sistem penukaran baterai. Pengguna dapat mengganti baterai di stasiun khusus dalam waktu sekitar satu hingga dua menit.
Kecepatan tersebut dapat menekan persoalan waktu yang biasanya muncul ketika kendaraan listrik harus menunggu proses pengisian daya. Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, waktu yang dihemat juga memiliki nilai ekonomi tersendiri.
Untuk biaya penukaran baterai, VinFast mematok tarif Rp6.000 per baterai setiap kali transaksi.
Selain itu, tersedia fasilitas penukaran gratis di stasiun publik V-Green selama satu tahun. Fasilitas tersebut diberikan dengan batas hingga 20 kali penukaran setiap bulan untuk masing-masing kendaraan.
Viper juga telah dilengkapi teknologi sistem Smart Key dengan fitur pencarian kendaraan jarak jauh, anti-pencurian, serta fungsi on/off jarak jauh.
Garansi Jadi Bagian dari Hitungan Biaya
Efisiensi finansial kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh perbedaan biaya energi. Umur kendaraan, kebutuhan perawatan, serta risiko munculnya pengeluaran besar juga menjadi bagian dari total cost of ownership.
Dalam hal tersebut, Viper disebut memiliki garansi hingga enam tahun atau 72.000 kilometer. Garansi tersebut berpotensi mengurangi beban biaya kepemilikan selama periode tersebut.
Karena itu, perpindahan ke motor listrik dapat menjadi pertimbangan sebagai investasi jangka panjang. Konsumen tidak sekadar membeli alat transportasi, tetapi juga memperhitungkan bagaimana mengendalikan pengeluaran operasional selama kendaraan digunakan.
Meski demikian, keuntungan secara ekonomi tetap bergantung pada pola pemakaian masing-masing pengguna. Semakin tinggi jarak tempuh harian, semakin relevan efisiensi energi dan kemudahan penukaran baterai.
Sebaliknya, bagi pengguna yang memiliki mobilitas rendah, keuntungan finansial dari penggunaan motor listrik membutuhkan waktu lebih panjang untuk terasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.