Ban Serep Berisiko Lepas, BYD Recall 32.009 Unit Shark 6

Jumali
Jumali Jum'at, 25 September 2026 11:37 WIB
Ban Serep Berisiko Lepas, BYD Recall 32.009 Unit Shark 6

BYD Shark 6/BYD

Harianjogja.com, JOGJA— BYD menarik kembali atau recall seluruh unit pikap Shark 6 yang terdampak di Australia setelah ditemukan masalah pada sistem penyangga ban serep.

Recall tersebut melibatkan 32.009 unit BYD Shark 6 produksi 2024 hingga 2026. Seluruh varian yang dipasarkan di Australia masuk dalam kampanye recall tersebut. Informasi ini tercatat dalam basis data resmi Vehicle Recalls pemerintah Australia dengan nomor kampanye REC-006728.

Masalah tersebut berpotensi menyebabkan ban serep terlepas dari kendaraan ketika mobil sedang melaju. Jika ban terlepas dan jatuh ke jalan, kondisi itu dapat meningkatkan risiko kecelakaan, cedera hingga kerusakan terhadap kendaraan atau properti pengguna jalan lain.

Kabel penyangga ban serep berisiko putus

Menurut pemberitahuan recall, masalah berasal dari kemungkinan posisi dudukan atau mekanisme pengangkat ban serep (spare wheel tray/lifter) yang tidak sesuai.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan kabel penyangga ban serep mengalami keausan. Gesekan dan pergerakan yang berlangsung terus-menerus ketika kendaraan digunakan berpotensi membuat kabel mengalami kerusakan hingga akhirnya putus.

Jika kabel tersebut gagal menahan beban, ban serep yang berada di bagian bawah kendaraan dapat terlepas ketika mobil berjalan.

Carscoops juga melaporkan sejumlah faktor yang dapat memicu keausan tidak normal tersebut, termasuk pemasangan ban serep yang kurang tepat, posisi dudukan yang salah, atau torsi pengencangan yang tidak sesuai.

Pemilik diminta melepas ban serep

Untuk mengurangi risiko sebelum perbaikan dilakukan, pemilik kendaraan terdampak disarankan melepas ban serep dari dudukannya.

BYD akan melakukan perbaikan tanpa biaya bagi konsumen dengan mengganti komponen dudukan atau mekanisme penyangga ban serep. Pekerjaan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 30 menit, meski lamanya kendaraan berada di bengkel dapat bergantung pada jadwal dan antrean.

BYD Australia mulai menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak. Konsumen juga dapat mengecek status recall kendaraan menggunakan nomor identifikasi kendaraan atau VIN melalui laman recall resmi BYD Australia.

Semua varian Shark 6 masuk recall

Recall tersebut berlaku untuk seluruh varian Shark 6 yang termasuk dalam kampanye di Australia.

Saat ini jajaran Shark 6 di Australia mencakup varian Dynamic, Premium, dan Performance. BYD Australia menawarkan Shark 6 sebagai pikap plug-in hybrid dengan sistem penggerak all-wheel drive (AWD).

Untuk varian Premium dan Dynamic, BYD mencantumkan mesin turbo 1,5 liter dengan sistem hybrid yang menghasilkan tenaga gabungan hingga 321 kW dan torsi 650 Nm. Sementara Shark 6 Performance menggunakan mesin turbo 2,0 liter dengan output gabungan 350 kW dan torsi 700 Nm.

Bukan recall pertama BYD di Australia

Kasus Shark 6 menjadi salah satu recall besar BYD di Australia berdasarkan jumlah kendaraan yang terdampak.

Sebelumnya, BYD juga menghadapi masalah pada Atto 3 di Australia. Pada 2022, penjualan model tersebut sempat dihentikan setelah ditemukan ketidaksesuaian terkait persyaratan keselamatan untuk titik jangkar kursi anak atau child seat anchor.

Untuk recall Shark 6 terbaru, otoritas Australia menegaskan bahwa pemilik kendaraan terdampak perlu menghubungi dealer BYD untuk mendapatkan perbaikan secara gratis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online