3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Atur Prioritas, Konten, hingga Laporan
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Logo Xiaomi /Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA— Xiaomi resmi memperkenalkan sistem operasi terbarunya, HyperOS 4, di China pada Kamis (13/8/2026). Pembaruan besar ini menghadirkan perubahan menyeluruh pada tampilan antarmuka, peningkatan performa, serta integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih dalam melalui Super AI Assistant 2.0. Meski saat ini masih tersedia dalam tahap beta untuk pasar China, HyperOS 4 diperkirakan akan menjadi fondasi baru ekosistem perangkat Xiaomi secara global dalam beberapa bulan ke depan.
Peluncuran HyperOS 4 menandai langkah baru Xiaomi dalam mengembangkan pengalaman pengguna yang lebih modern dan terintegrasi. Sistem operasi ini hadir dengan desain visual baru yang lebih segar, peningkatan efisiensi sistem, serta sederet fitur AI yang dirancang untuk mendukung produktivitas sehari-hari.
Untuk tahap awal, HyperOS 4 masih tersedia dalam versi beta bagi pengguna di China. Xiaomi belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran global, namun perusahaan memastikan proses pengujian telah dimulai untuk sejumlah perangkat flagship terbaru.
Desain Soft Light Glass dengan Efek Transparan
Salah satu perubahan paling mencolok pada HyperOS 4 adalah hadirnya antarmuka baru bernama Soft Light Glass.
Desain ini mengusung elemen transparan, efek pencahayaan dinamis, serta tampilan kaca buram yang sekilas mengingatkan pada bahasa desain sistem operasi terbaru Apple.
Efek visual tersebut diterapkan pada berbagai elemen sistem, mulai dari Quick Settings, widget, folder aplikasi, menu navigasi, hingga notifikasi.
Xiaomi mengklaim teknologi Soft Light Glass mampu menyesuaikan transparansi berdasarkan warna dan konten yang tampil di layar. Hasilnya, tampilan antarmuka terlihat lebih menyatu dengan lingkungan dan terasa lebih hidup saat digunakan.
Selain itu, pengguna kini dapat:
Aplikasi bawaan seperti Phone dan Gallery juga mendapatkan pembaruan visual, termasuk efek blur yang lebih natural dan navigasi yang lebih modern.
Performa Lebih Kencang dan Hemat Memori
Tak hanya mengubah tampilan, Xiaomi juga mengoptimalkan performa inti sistem.
HyperOS 4 diklaim menggunakan memori lebih efisien dibandingkan HyperOS 3. Dalam pengujian internal, waktu yang dibutuhkan untuk membuka 30 aplikasi secara berurutan setelah penggunaan jangka panjang berkurang hingga 17,5 persen.
Perusahaan juga mengklaim frame drop selama penggunaan berat menurun hingga 28,9 persen.
Peningkatan tersebut didukung teknologi AI yang mampu memprediksi aplikasi atau sumber daya yang kemungkinan akan digunakan pengguna berikutnya. Sistem kemudian memuat data ke RAM lebih awal sehingga aplikasi dapat dibuka lebih cepat.
Beberapa peningkatan performa lainnya meliputi:
Xiaomi juga menyebut daya tahan baterai mengalami peningkatan berkat pengelolaan sumber daya yang lebih cerdas.
Super AI Assistant 2.0 Jadi Andalan
Fitur unggulan HyperOS 4 lainnya adalah kehadiran Super AI Assistant 2.0 yang ditenagai model bahasa besar (Large Language Model) buatan Xiaomi bernama MiMo.
Asisten AI generasi terbaru ini memiliki kemampuan yang jauh lebih luas dibanding versi sebelumnya.
Pengguna dapat memanfaatkan AI untuk:
Saat AI aktif, indikator khusus akan muncul pada area Xiaomi Super Island di sekitar kamera depan sebagai tanda bahwa sistem sedang mendengarkan atau memproses perintah.
Hadirkan Inspiration Ball dan AI Lintas Perangkat
Xiaomi juga memperkenalkan fitur baru bernama Inspiration Ball.
Fitur ini berfungsi sebagai alat bantu kontekstual yang memungkinkan pengguna menyeret bola virtual ke objek tertentu untuk memberikan instruksi lebih cepat.
Sebagai contoh, pengguna dapat menggeser Inspiration Ball ke alamat yang muncul di layar lalu mengucapkan perintah "navigasi ke sini". Sistem akan langsung membuka aplikasi peta dengan tujuan yang sudah terisi otomatis.
Selain itu, HyperOS 4 menghadirkan kemampuan cross-device AI, yang memungkinkan pengguna:
Daftar Perangkat yang Mendapat HyperOS 4 Beta
Xiaomi membuka program beta HyperOS 4 mulai 14 Agustus 2026 dalam tiga gelombang.
Meski antusiasme pengguna cukup tinggi, Xiaomi hingga kini baru membuka program beta HyperOS 4 untuk pasar China.
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global, termasuk untuk pengguna Xiaomi di Indonesia. Namun melihat pola distribusi pembaruan sebelumnya, HyperOS 4 diperkirakan mulai diperluas ke pasar internasional setelah tahap pengujian beta selesai dalam beberapa bulan mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li