Yamaha YZF-R2 Meluncur Rp47 Juta, Lebih Ringan dari R15
Yamaha YZF-R2 meluncur di India dengan tiga varian. Harganya mulai Rp42,8 juta dan bobotnya 2,8 kg lebih ringan dari R15.
Jimny lima pintu / Suzuki Global
Harianjogja.com, JOGJA—Suzuki tampaknya tidak bergeming dari pendiriannya untuk mempertahankan Jimny dengan mesin pembakaran internal, meskipun peraturan emisi semakin ketat di beberapa pasar utama. Pabrikan asal Jepang itu tetap berpegang pada keyakinan bahwa mengubah Jimny menjadi kendaraan listrik akan menghilangkan karakter utama yang membuat mobil 4x4 kompak ini begitu dicintai oleh para penggemarnya di seluruh dunia.
Menurut laporan Drive Australia Kamis (27/8/2026), Suzuki Australia menekankan bahwa pendirian perusahaan tentang kemungkinan memproduksi Jimny listrik belum berubah. Penggunaan sistem listrik dikhawatirkan akan menghilangkan esensi dari model penggerak empat roda kecil ini yang selama ini dikenal dengan kesederhanaan mekanis dan kemampuan off-road yang tangguh.
Pandangan ini sebenarnya telah diungkapkan oleh Presiden Suzuki Motor Corporation, Toshihiro Suzuki, pada tahun 2024 ketika ditanya tentang kemungkinan memproduksi Jimny EV.
Pendirian Tegas Suzuki: Listrik Bisa Merusak Karakter Jimny
Saat itu, Toshihiro mengatakan bahwa jika Jimny dibuat menjadi EV, kemungkinan akan "merusak bagian terbaik dari Jimny". Kini, dua tahun kemudian, General Manager Otomotif Suzuki Australia, Michael Pachota, mengkonfirmasi bahwa pendirian tersebut belum berubah. Menurut Pachota, pernyataan yang dibuat sebelumnya masih berlaku dan ia percaya bahwa sentimen yang sama masih dipegang oleh Suzuki hingga saat ini. Namun, Suzuki tidak menjelaskan secara rinci aspek teknis yang menyebabkan Jimny EV dianggap sebagai perubahan karakter model tersebut.
Jimny telah lama dikembangkan sebagai mobil 4x4 kompak dengan desain mekanis sederhana dan kemampuan off-road sebagai prioritas utamanya. Suzuki Jimny generasi saat ini diperkenalkan pada tahun 2018 dan masih menggunakan mesin bensin empat silinder 1,5 liter naturally aspirated yang menghasilkan 75 kW (102 PS/101 hp) dan torsi 130 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan pilihan transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan. Meskipun model generasi saat ini telah berada di pasaran selama delapan tahun, Jimny tetap menjadi salah satu model terpenting Suzuki.
Jimny Tetap Primadona di Tengah Tekanan Regulasi
Di Australia, total 7.027 unit Jimny terjual sepanjang tahun 2025, menjadikannya model terlaris Suzuki di negara tersebut pada tahun itu. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun usianya sudah delapan tahun, Jimny masih memiliki daya tarik yang kuat di pasar. Suzuki juga melihat posisi Jimny dalam jajaran modelnya masih cukup baik untuk terus menggunakan mesin bensin tanpa sistem hibrida atau listrik untuk saat ini.
Tantangan Suzuki di Australia sekarang berasal dari New Vehicle Efficiency Standard (NVES), peraturan yang menetapkan target emisi karbon untuk kendaraan baru. Pachota mengakui bahwa NVES memberi tekanan pada Jimny, tetapi Suzuki masih ingin menawarkan model tersebut berdasarkan permintaan konsumen. Menurutnya, setelah NVES diumumkan, Suzuki mulai menilai bagaimana jajaran produknya untuk 10 tahun ke depan dapat disesuaikan dengan peraturan tersebut.
Strategi Suzuki: Menyeimbangkan dengan Model Lain
Untuk memungkinkan Jimny terus ditawarkan, Suzuki dapat menyeimbangkan seluruh jajaran produknya dengan memperkenalkan model lain yang memiliki emisi lebih rendah atau menggunakan sistem hibrida dan listrik. Salah satu model kunci dalam strategi ini adalah Suzuki e Vitara, sebuah SUV listrik yang akan membantu Suzuki memenuhi target emisi yang ditetapkan di Australia. Dengan adanya model listrik seperti e Vitara, Suzuki dapat mengimbangi emisi dari Jimny dan memastikan bahwa model ikonik ini tetap dapat diproduksi dan dijual.
Suzuki berencana untuk memenuhi target NVES mulai tahun 2027, tetapi Pachota mengatakan bahwa situasinya akan bergantung pada penerimaan konsumen terhadap model-model baru yang diperkenalkan. Saat ini, Jimny adalah satu-satunya model dalam jajaran Suzuki di Australia yang tidak menggunakan mesin diesel, menunjukkan posisinya yang unik dalam lini produk Suzuki.
Masa Depan Jimny: Antara Tradisi dan Regulasi
Keputusan Suzuki untuk mempertahankan Jimny dengan mesin pembakaran internal mencerminkan komitmen pabrikan terhadap warisan dan karakter model tersebut. Namun, tekanan regulasi emisi yang semakin ketat di berbagai negara memaksa Suzuki untuk mencari keseimbangan antara mempertahankan identitas Jimny dan memenuhi persyaratan lingkungan. Bagi para penggemar Jimny di Indonesia, kabar ini tentu menjadi angin segar karena menunjukkan bahwa Suzuki tidak akan mengorbankan karakter ikonik mobil 4x4 kompak ini demi memenuhi regulasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yamaha YZF-R2 meluncur di India dengan tiga varian. Harganya mulai Rp42,8 juta dan bobotnya 2,8 kg lebih ringan dari R15.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.