BYD M9 Meluncur Akhir 2026, MPV Hybrid Canggih dengan Jarak Tempuh 850 Km

Jumali
Jumali Jum'at, 28 Agustus 2026 15:37 WIB
BYD M9 Meluncur Akhir 2026, MPV Hybrid Canggih dengan Jarak Tempuh 850 Km

BYD M9/BYD

Harianjogja.com, JOGJA—Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, semakin agresif memperluas portofolionya di pasar global. Setelah sukses melalui berbagai model listrik, perusahaan kini memperkenalkan MPV plug-in hybrid bernama BYD M9 yang dipastikan meluncur di Australia pada akhir 2026.

Kehadiran kendaraan ini menjadi langkah strategis BYD untuk masuk ke segmen mobil keluarga berukuran besar yang selama ini dikuasai Kia Carnival dan Hyundai Staria. Menariknya, BYD M9 hadir dengan pendekatan berbeda karena mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang memungkinkan kendaraan melaju menggunakan tenaga listrik sekaligus tetap memiliki mesin bensin sebagai pendukung perjalanan jarak jauh.

Di pasar China, model ini dikenal dengan nama BYD Xia. Posisi M9 berada di bawah Denza D9 yang menyasar segmen lebih premium. Namun dari sisi teknologi, kendaraan ini tetap membawa sejumlah fitur unggulan yang menjadi ciri khas BYD.

Dimensi Besar dan Siap Menantang Rival

BYD M9 memiliki panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 3.045 mm. Ukuran tersebut membuatnya hanya sedikit lebih kecil dibandingkan Kia Carnival.

Meski demikian, BYD menilai keunggulan utama M9 bukan terletak pada dimensi, melainkan teknologi penggeraknya. Saat sebagian besar rival masih mengandalkan mesin bensin, diesel, atau hybrid konvensional, M9 hadir dengan sistem plug-in hybrid generasi terbaru yang menawarkan efisiensi lebih tinggi.

Model ini juga menjadi MPV plug-in hybrid kedua yang dipasarkan di Australia setelah GAC M8, sehingga membuka pilihan baru bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi tanpa sepenuhnya meninggalkan mesin konvensional.

Usung Teknologi DM-i Generasi Kelima

Jantung pacu BYD M9 mengandalkan sistem Dual Mode Intelligent (DM-i) 5.0 yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc turbo empat silinder dengan motor listrik.

Di pasar China, kombinasi tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 218 kW. Angka itu lebih tinggi dibandingkan Kia Carnival Hybrid yang memiliki tenaga sekitar 180 kW maupun Hyundai Staria bermesin V6 bensin dengan output sekitar 200 kW.

Teknologi DM-i dikembangkan untuk memberikan efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang responsif. Sistem ini memungkinkan kendaraan beroperasi menggunakan tenaga listrik dalam berbagai kondisi, sementara mesin bensin berfungsi sebagai pendukung saat dibutuhkan.

BYD menilai teknologi tersebut cocok untuk kebutuhan keluarga modern yang membutuhkan kendaraan luas, nyaman, dan hemat energi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

Dua Varian dengan Jarak Tempuh Berbeda

BYD M9 akan tersedia dalam dua pilihan varian, yakni Premium dan Dynamic.

Varian Premium menjadi model pertama yang dipasarkan. Mobil ini dibekali baterai Blade Battery berteknologi lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 36,6 kWh dan konfigurasi tujuh penumpang dengan formasi kursi 2+2+3.

Berkat baterai tersebut, M9 Premium mampu menempuh jarak hingga 145 kilometer menggunakan tenaga listrik murni berdasarkan standar WLTP. Sementara total jarak tempuh gabungan diklaim mencapai sekitar 850 kilometer.

Sementara itu, varian Dynamic menggunakan baterai berkapasitas 20,39 kWh dan mengusung konfigurasi delapan penumpang. Varian ini dijadwalkan menyusul setelah peluncuran versi Premium.

Kedua model mendukung pengisian daya AC maupun DC serta dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal.

Kabin Premium untuk Keluarga

Masuk ke dalam kabin, BYD M9 menawarkan nuansa premium yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Mobil ini dibekali panel instrumen digital berukuran 12,3 inci yang dipadukan dengan layar infotainment sentuh 15,6 inci. Selain itu tersedia head-up display berukuran 26 inci yang menampilkan berbagai informasi penting di depan pengemudi.

Kursi baris pertama dan kedua telah dilengkapi fitur pemanas dan ventilasi. Khusus kursi baris kedua, tersedia ottoman dan pengaturan rebah yang mendekati posisi zero gravity untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Meski memiliki tiga baris kursi, ruang bagasi tetap tergolong besar dengan kapasitas 470 liter saat seluruh kursi digunakan. BYD juga mengklaim M9 mampu menarik beban hingga 1.500 kilogram.

Fitur Keselamatan Lengkap

Dari sisi keselamatan, BYD M9 dibekali berbagai teknologi modern. Mobil ini memiliki hingga sembilan airbag, kamera 360 derajat, delapan sensor ultrasonik, dan lima radar yang mendukung sistem bantuan pengemudi.

Struktur bodinya juga menggunakan baja berkekuatan tinggi hingga 73 persen untuk meningkatkan perlindungan penumpang saat terjadi benturan.

Harga Diprediksi Kompetitif

BYD belum mengumumkan harga resmi M9 untuk pasar Australia. Namun kendaraan ini diperkirakan akan dipasarkan di bawah Denza D9 yang dibanderol mulai AU$95.990.

Sebagai gambaran, Kia Carnival saat ini dijual dengan rentang harga AU$54.560 hingga AU$76.840. Dengan strategi harga agresif yang selama ini diterapkan BYD, M9 diprediksi hadir sebagai alternatif menarik di segmen MPV premium.

Di pasar China, BYD Xia dibanderol mulai 206.800 yuan hingga 269.800 yuan.

Kehadiran BYD M9 menjadi sinyal kuat bahwa produsen asal Tiongkok tersebut serius mengganggu dominasi merek-merek mapan di segmen mobil keluarga besar. Dengan kombinasi teknologi plug-in hybrid, kabin premium, efisiensi tinggi, dan harga yang kompetitif, M9 berpotensi menjadi salah satu pemain baru yang patut diperhitungkan pada 2027 mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online