Ford Mustang Kena Recall, Hampir 5.000 Unit Bermasalah

Jumali
Jumali Sabtu, 29 Agustus 2026 18:27 WIB
Ford Mustang Kena Recall, Hampir 5.000 Unit Bermasalah

Ford Mustang/Netcarshow

Harianjogja.com, JOGJA—Pemilik Ford Mustang generasi terbaru perlu memperhatikan program recall yang dilakukan Ford Australia. Sebanyak 4.955 unit muscle car tersebut ditarik kembali setelah ditemukan masalah pada sistem wiper dan pembersih kaca depan yang dapat mengganggu jarak pandang pengemudi.

Program penarikan kembali itu mencakup Ford Mustang yang diproduksi dalam rentang 2024 hingga 2026.

Masalah yang ditemukan berkaitan dengan sistem pembersih kaca depan atau windscreen wiper. Komponen tersebut diketahui tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya akibat adanya cacat dalam proses manufaktur.

Berdasarkan rilis resmi Ford Australia, gangguan tersebut menyebabkan sistem semprotan air pembersih kaca atau windshield washer tidak berfungsi.

Selain itu, bilah wiper hanya dapat bergerak pada pilihan kecepatan tertinggi atau high-speed setting.

Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan pengemudi ketika harus menyesuaikan kecepatan wiper dengan kondisi jalan dan cuaca.

Wiper Bermasalah Bisa Ganggu Jarak Pandang

Masalah pada wiper bukan sekadar gangguan kenyamanan. Komponen tersebut memiliki fungsi penting untuk mempertahankan jarak pandang pengemudi ketika kaca depan terkena air hujan, lumpur, atau kotoran.

Dengan wiper yang hanya bekerja pada kecepatan tertinggi, pengemudi tidak dapat memilih tingkat sapuan yang sesuai dengan kondisi yang dihadapi.

Misalnya, ketika hujan hanya turun dalam intensitas ringan, sapuan wiper yang terlalu cepat dapat mengganggu kenyamanan pandangan. Sebaliknya, ketika kaca depan terkena cipratan lumpur dan membutuhkan cairan pembersih, sistem windshield washer yang tidak berfungsi dapat menjadi persoalan lebih serius.

Carexpert, Sabtu (29/8/2026), melaporkan kondisi wiper yang tidak dapat diatur kecepatannya dinilai dapat membahayakan keselamatan berkendara.

Ford juga memperingatkan konsekuensi yang mungkin terjadi apabila masalah tersebut menyebabkan penurunan jarak pandang.

"Jarak pandang yang buruk dapat meningkatkan risiko kecelakaan, yang berpotensi menyebabkan cedera berat hingga kematian bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya," ungkap pernyataan resmi pabrikan.

Hampir 5.000 Mustang Terdampak

Secara keseluruhan, sebanyak 4.955 unit Ford Mustang masuk dalam program recall tersebut.

Ford telah menyediakan daftar Nomor Identifikasi Kendaraan atau VIN yang dapat digunakan pemilik untuk melakukan pengecekan.

Pemilik Mustang yang ingin memastikan kendaraannya terdampak atau tidak dapat mencocokkan nomor VIN kendaraan dengan daftar yang disediakan oleh Ford.

Pengecekan ini penting dilakukan, terutama bagi pemilik kendaraan produksi 2024 hingga 2026 yang berada dalam cakupan program penarikan.

Perbaikan Recall Gratis

Ford mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak segera menghubungi jaringan dealer resmi untuk membuat jadwal pemeriksaan dan perbaikan.

Pemilik tidak perlu khawatir mengenai biaya perbaikan karena seluruh proses yang berkaitan dengan masalah tersebut diberikan secara gratis.

Dealer akan melakukan pemeriksaan terhadap komponen yang bermasalah dan melakukan penggantian atau perbaikan sesuai prosedur yang ditetapkan Ford.

Program recall tersebut menjadi langkah pencegahan untuk memastikan kendaraan tetap aman digunakan, terutama ketika pengemudi menghadapi kondisi cuaca yang dapat mengurangi jarak pandang.

Bagi pemilik Ford Mustang yang kendaraannya masuk daftar recall, melakukan pemeriksaan sesegera mungkin menjadi langkah penting. Masalah pada wiper mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika terjadi saat berkendara dalam kondisi hujan atau kaca depan tertutup kotoran, gangguan tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online