Barcelona Batalkan Seremoni Juara Dunia, Ini Alasan Laporta
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
Ashok Leyland
Harianjogja.com, JOGJA—Pemanfaatan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia tidak lagi hanya menyasar mobil penumpang dan transportasi perkotaan. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mulai menjajaki peluang penggunaan truk listrik untuk mendukung operasional pengangkutan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di kawasan perkebunan.
Rencana tersebut mengemuka setelah Agrinas menerima kunjungan produsen kendaraan komersial asal India, Ashok Leyland, yang merupakan bagian dari Hinduja Group. Pertemuan yang dipimpin Direktur Utama Agrinas Mohammad Abdul Ghani bersama jajaran direksi itu membahas sejumlah peluang kerja sama, mulai dari kendaraan komersial, kendaraan listrik, hingga penguatan sistem logistik perkebunan.
Dalam pertemuan tersebut, Ashok Leyland memaparkan pengalaman dan kapabilitasnya sebagai produsen kendaraan komersial global yang memproduksi truk, bus, kendaraan pertahanan, hingga kendaraan listrik.
Sementara itu, Agrinas menyampaikan kebutuhan perusahaan dalam memperkuat sistem logistik perkebunan, khususnya untuk pengangkutan TBS dari area perkebunan menuju fasilitas pengolahan. Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk melakukan transformasi armada secara bertahap menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Wakil Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Kusdi Sastro Kidjan, mengatakan modernisasi logistik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing industri sawit nasional.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik berpotensi menjadi terobosan baru karena mampu mendukung upaya efisiensi sekaligus memperkuat komitmen keberlanjutan perusahaan.
Apabila terealisasi, penggunaan truk listrik untuk operasional perkebunan akan menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas pemanfaatan kendaraan listrik ke sektor industri yang memiliki karakteristik berbeda dengan penggunaan di kawasan perkotaan.
Berbeda dengan mobil listrik penumpang atau kendaraan niaga ringan, truk pengangkut sawit harus beroperasi di medan yang lebih berat dengan beban besar serta jam kerja yang panjang. Karena itu, implementasi kendaraan listrik di sektor perkebunan membutuhkan kajian teknis yang lebih mendalam.
Selain membahas peluang penggunaan kendaraan listrik, Agrinas dan Ashok Leyland juga mengeksplorasi sejumlah potensi kerja sama lain yang berkaitan dengan pengembangan industri berbasis perkebunan.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian meliputi penguatan rantai pasok logistik perkebunan secara terintegrasi, pengembangan bioetanol berbahan baku singkong, pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku bioavtur, hingga peluang perdagangan komoditas kelapa sawit dan produk turunannya ke pasar internasional.
Agrinas menegaskan seluruh pembahasan tersebut masih berada pada tahap penjajakan awal. Hingga saat ini belum ada keputusan terkait jenis kendaraan yang akan digunakan maupun kepastian pengadaan truk listrik dari Ashok Leyland.
Kedua pihak masih akan melanjutkan pembahasan teknis guna mendalami spesifikasi kendaraan, kebutuhan operasional, serta aspek komersial yang diperlukan sebelum kerja sama direalisasikan.
Perusahaan juga memastikan bahwa setiap rencana pengadaan kendaraan operasional pada masa mendatang akan dilakukan melalui mekanisme yang mengedepankan prinsip keterbukaan, transparansi, kompetisi yang sehat, dan akuntabilitas.
Dengan mekanisme tersebut, seluruh calon penyedia kendaraan, termasuk Ashok Leyland, akan memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Agrinas berharap penjajakan kerja sama ini dapat membuka peluang kemitraan strategis yang mendukung transformasi logistik perkebunan sekaligus memperkuat program hilirisasi industri sawit nasional. Jika terealisasi, langkah tersebut berpotensi menjadi salah satu tonggak baru dalam pemanfaatan kendaraan listrik di sektor perkebunan Indonesia yang selama ini masih didominasi kendaraan berbahan bakar fosil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.
Sejarah pajak ternyata sudah ada sejak sekitar 3.000 SM di Mesir Kuno. Begini cara Firaun memungut pajak berdasarkan lahan dan hasil panen.
Ingin membeli HP bekas? Simak cara membandingkan prosesor Snapdragon, Dimensity, dan Exynos berdasarkan generasi, CPU, GPU, AI, hingga kondisi perangkat.