Jelang 1 September 2026 Cek Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru
Harga BBM Pertamina hari ini 31 Agustus 2026 masih mengacu tarif Agustus. Simak daftar harga Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex menjelang penyesu
Linara Bozieva/ The Guardian
Harianjogja.com, JOGJA— Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami Linara Bozieva setelah 11 tahun bekerja di eBay justru menjadi awal perjalanan barunya sebagai pengusaha. Alih-alih kembali mencari pekerjaan, Bozieva membangun agensi pemasaran Ravenopous dengan memanfaatkan 27 agen kecerdasan buatan (AI).
Bozieva merupakan mantan karyawan eBay yang terkena PHK pada 2024. Berbekal pengalaman selama lebih dari satu dekade di bidang analitik, ia kemudian mengembangkan sistem kerja berbasis agen AI untuk menjalankan berbagai fungsi dalam bisnisnya.
Kini, Ravenopous dijalankan Bozieva dari San Jose, California. Sistem yang ia bangun memungkinkan berbagai pekerjaan pemasaran dilakukan oleh agen AI dengan campur tangan manusia yang relatif terbatas.
Berawal dari Eksperimen dengan AI
Pengalaman selama 11 tahun di eBay menjadi bekal penting bagi Bozieva ketika mulai membangun sistem bisnisnya.
Ia sebelumnya terbiasa bekerja dengan data dan sistem analitik. Pengetahuan tersebut kemudian digunakan untuk menyusun alur kerja sekaligus menentukan tugas yang harus dilakukan masing-masing agen AI.
Eksperimen awal dilakukan dengan sejumlah layanan AI, termasuk ChatGPT dan Midjourney. Dari sana, Bozieva kemudian tertarik mengembangkan agen AI yang dapat menjalankan tugas secara lebih terstruktur dalam sebuah sistem.
Ia sempat membangun sistem tersebut menggunakan platform Antigravity milik Google. Namun, setelah mengalami keterbatasan token ketika menggunakan Gemini Pro, Bozieva kemudian beralih menggunakan Claude Code.
Saat ini, ia menggunakan layanan berbayar seperti Claude Code, Codex, dan ChatGPT untuk mendukung operasional bisnisnya.
27 Agen AI Dibagi dalam Tiga Lapisan
Salah satu hal menarik dari bisnis Bozieva adalah cara ia mengatur 27 agen AI tersebut. Sistem Ravenopous tidak sekadar menggunakan AI untuk membuat konten, tetapi membagi pekerjaan ke dalam tiga lapisan.
Lapisan pertama disebut Directives. Bagian ini berfungsi menentukan peran, kemampuan, serta basis pengetahuan yang dimiliki setiap agen AI.
Lapisan kedua adalah Orchestration. Lapisan ini berfungsi seperti pusat pengatur yang menentukan agen mana yang harus menangani sebuah pekerjaan.
Di dalamnya terdapat enam agen, yakni agen riset pasar, analis data, direktur kreatif, keuangan, hukum, serta satu agen orchestrator yang meneruskan pekerjaan ke bagian eksekusi.
Sementara itu, lapisan ketiga adalah Execution. Di sinilah berbagai tugas bisnis benar-benar dijalankan.
Tiga agen menangani pekerjaan teknis. Kemudian 10 agen bertugas mengurus lalu lintas dan kesadaran merek, sedangkan lima agen lainnya berfokus mengubah lalu lintas tersebut menjadi pendapatan.
Dengan struktur tersebut, berbagai aktivitas pemasaran dapat dilakukan melalui sistem yang saling terhubung.
Dari Iklan hingga Mencari Calon Pelanggan
Agen-agen AI milik Bozieva menangani beragam pekerjaan, mulai dari membuat iklan, menganalisis kampanye, mendatangkan trafik, hingga membantu mengubah calon pelanggan menjadi pemasukan.
Sistem tersebut bahkan memiliki skrip yang mengambil pain points atau persoalan yang dirasakan pelanggan dari berbagai diskusi di Reddit.
Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk membantu mempertajam strategi pemasaran yang ditawarkan kepada klien.
Dengan kata lain, Bozieva tidak sekadar memakai AI sebagai alat bantu untuk menyelesaikan satu pekerjaan. Ia membangun sistem yang membuat sejumlah agen AI bekerja dengan fungsi berbeda dalam satu rangkaian operasional.
Biaya AI Kurang dari Rp18 Juta per Bulan
Penggunaan puluhan agen AI tersebut juga tidak berarti Bozieva harus mengeluarkan biaya operasional seperti perusahaan dengan puluhan karyawan.
Sistem AI yang digunakan Ravenopous disebut beroperasi dengan biaya kurang dari 1.000 dolar AS atau sekitar Rp17,7 juta per bulan.
Di sisi lain, Ravenopous membebankan biaya retainer kepada klien di kisaran 20.000 hingga 30.000 dolar AS per bulan.
Perbedaan antara biaya operasional sistem AI dan nilai retainer tersebut menunjukkan bagaimana Bozieva membangun model bisnis dengan memanfaatkan otomatisasi sebagai bagian penting dari operasional perusahaan.
Manusia Tetap Memegang Peran Penting
Meski sebagian besar pekerjaan dapat dibantu 27 agen AI, Bozieva tetap menempatkan dirinya sebagai pengawas dan pengarah utama.
Menurutnya, AI belum mampu menggantikan seluruh kemampuan manusia dalam memahami situasi secara kontekstual.
“AI dapat memproses transkrip panggilan klien, tetapi tidak dapat sepenuhnya membaca situasi atau mengidentifikasi di mana klien tampak paling gugup,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa otomatisasi tidak berarti manusia sepenuhnya keluar dari proses kerja. Bozieva tetap membutuhkan keahlian untuk menentukan bagaimana AI digunakan dan mengambil keputusan berdasarkan hasil yang diberikan sistem.
Ia juga meyakini keahlian manusia justru semakin penting di tengah perkembangan AI.
AI dapat membantu mengotomatisasi berbagai pekerjaan, tetapi seseorang tetap membutuhkan pemahaman mendalam terhadap bidang yang dikerjakan agar mampu memberikan arahan yang tepat kepada teknologi tersebut.
PHK Menjadi Awal Perjalanan Baru
Kisah Bozieva menunjukkan perubahan cara membangun bisnis di tengah perkembangan teknologi AI.
Setelah kehilangan pekerjaan di eBay pada 2024, ia tidak hanya mencari pekerjaan baru, tetapi memanfaatkan pengalaman yang dimilikinya untuk membangun sistem bisnis sendiri.
Ravenopous kini menjadi contoh bagaimana seorang pengusaha dapat menggabungkan keahlian manusia dengan sejumlah agen AI untuk menjalankan berbagai fungsi bisnis.
Namun, kisah tersebut juga memperlihatkan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor penentu. Kemampuan memahami bidang pekerjaan, menyusun sistem, mengawasi hasil AI, serta mengambil keputusan tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis.
Bagi pekerja yang menghadapi PHK, perkembangan AI sekaligus membuka kemungkinan baru. Teknologi tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga menjadi alat untuk membangun layanan, mengembangkan bisnis, dan menciptakan sumber pendapatan baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM Pertamina hari ini 31 Agustus 2026 masih mengacu tarif Agustus. Simak daftar harga Pertamax, Pertalite, Dexlite hingga Pertamina Dex menjelang penyesu
Malioboro ditargetkan full pedestrian November 2026. GIPI DIY meminta Pemda menyiapkan solusi bagi pelaku industri pariwisata.
Prabowo Subianto menerima Kartanu dari PBNU saat penutupan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Belanja APBN di DIY mencapai Rp11,61 triliun hingga Juli 2026, dengan TKD Rp5,33 triliun dan sejumlah program strategis berjalan.
PSS Sleman memaparkan progres Home Ground Training, akademi usia muda, tata kelola klub hingga kesiapan tim dalam sarasehan bersama BCS dan Slemania jelang Supe
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan empat kerja sama strategis