iPhone 18 Pro Punya Kamera Aperture Variabel, tetapi Perbaikannya Rumit

Jumali
Jumali Rabu, 23 September 2026 20:07 WIB
iPhone 18 Pro Punya Kamera Aperture Variabel, tetapi Perbaikannya Rumit

Tampilan belakang iPhone 18 Pro. Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple Inc., resmi meluncurkan lini smartphone generasi terbarunya, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, dalam helatan akbar bertajuk Surprise and Shine pada Kamis (10/9/2026)./Bisnis Indonesia\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Kamera aperture variabel pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max menjadi salah satu inovasi Apple yang menarik perhatian. Namun, mekanisme baru tersebut juga menyimpan tantangan, terutama ketika komponen mengalami kerusakan dan harus diperbaiki.

Temuan itu diungkap komunitas reparasi perangkat iFixit setelah membongkar kedua model ponsel tersebut. Dalam laporan yang diterbitkan 20 September 2026, iFixit menyebut mekanisme aperture variabel sangat sulit diperbaiki secara terpisah karena membutuhkan ketelitian, peralatan, dan keahlian khusus.

Enam Bilah Tipis Jadi Tantangan Perbaikan

iFixit menemukan bahwa sistem aperture variabel pada kamera utama iPhone 18 Pro menggunakan enam bilah kecil yang saling tumpang tindih. Bilah berbahan komposit polimer itu bergerak untuk mengatur besar-kecilnya bukaan lensa.

Ketebalan setiap bilah disebut hampir setara dengan sehelai rambut manusia. Komponen tersebut harus bergerak dengan presisi tinggi, sementara celah toleransinya sangat sempit. Kesalahan kecil, bilah yang bengkok, atau kotoran yang masuk dapat mengganggu pergerakan mekanisme.

Sistem ini digerakkan secara magnetis. iFixit juga mendapati bahwa bentuk dan gerakan bilah dirancang agar bukaan tetap mendekati lingkaran ketika aperture berubah.

Menurut iFixit, hanya sedikit teknisi atau penggemar reparasi yang memiliki peralatan, teknik, dan pengetahuan untuk membongkar mekanisme tersebut lalu merakitnya kembali dengan benar. Perekat yang digunakan turut menyulitkan proses pembongkaran.

Karena itu, apabila mekanisme aperture mengalami kerusakan, penggantian seluruh modul kamera utama kemungkinan menjadi pilihan yang lebih realistis dibandingkan memperbaiki bilah satu per satu. Meski begitu, iFixit menyatakan modul kamera itu sendiri relatif mudah diakses dan diganti.

Biaya Perbaikan Berpotensi Lebih Tinggi

Kompleksitas mekanisme baru dapat menambah risiko kerusakan pada komponen kamera. iFixit memperkirakan biaya penggantian modul kamera iPhone 18 Pro berpotensi lebih tinggi, meski harga suku cadang untuk model tersebut belum tersedia ketika laporan diterbitkan.

Sebagai pembanding, iFixit menyebut modul kamera iPhone 17 Pro dijual seharga US$249. Angka itu bukan harga perbaikan resmi iPhone 18 Pro, sehingga biaya penggantian untuk model terbaru belum dapat dipastikan.

Aperture Variabel Bukan Teknologi Baru

Aperture variabel bukan teknologi baru dalam industri ponsel. Nokia pernah menggunakannya pada N86 pada 2009, sedangkan Samsung menghadirkan mekanisme serupa pada Galaxy S9 yang diperkenalkan pada 2018. Teknologi ini juga pernah digunakan sejumlah produsen lain.

Fitur tersebut memungkinkan kamera menyesuaikan bukaan lensa untuk mengatur jumlah cahaya yang mencapai sensor. Pengaturan aperture juga dapat memengaruhi kedalaman bidang atau depth of field.

Namun, iFixit menilai manfaat pengaturan aperture pada kamera ponsel memiliki keterbatasan karena ukuran sensor dan panjang fokusnya relatif kecil dibandingkan kamera khusus. Samsung sendiri pernah menyebut manfaat fungsional aperture variabel pada tingkat kamera ponsel terbatas ketika menjelaskan penghapusan fitur tersebut.

Apple kini membawa mekanisme itu ke kamera utama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Inovasi tersebut memberikan pilihan pengaturan fotografi, tetapi sekaligus menambah bagian bergerak yang perlu diperhitungkan dalam perawatan perangkat.

iFixit Beri Nilai Sementara 7 dari 10

Meski menyoroti kesulitan perbaikan aperture, iFixit tidak menyatakan seluruh perangkat iPhone 18 Pro mustahil diperbaiki. Komponen kamera yang berbentuk modul justru relatif mudah dilepas dan diganti.

iFixit memberikan nilai sementara 7 dari 10 untuk kemudahan perbaikan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Penilaian itu masih bersifat provisional karena pemeriksaan ketersediaan suku cadang dan sejumlah pengujian belum selesai.

iFixit juga menemukan masalah lain ketika membongkar layar. Bingkai plastik layar retak atau terlepas pada tiga dari empat unit yang dibuka. Namun, mereka menegaskan jumlah sampel tersebut belum cukup untuk menyimpulkan tingkat kegagalan secara umum, dan pengujian lebih lanjut masih diperlukan.

Temuan tersebut menunjukkan adanya kompromi dalam desain perangkat: kamera aperture variabel menawarkan kontrol fotografi tambahan, tetapi mekanismenya sulit diperbaiki pada tingkat komponen. Penggantian modul kamera menjadi kemungkinan solusi jika sistem aperture mengalami kerusakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online