iFixit Bongkar iPhone Duo, Temukan Dugaan Penyebab Layar Rusak

Jumali
Jumali Senin, 26 Oktober 2026 14:07 WIB
iFixit Bongkar iPhone Duo, Temukan Dugaan Penyebab Layar Rusak

iphone duo/Apple

Harianjogja.com, JOGJA—Pembongkaran iPhone Duo oleh iFixit mengungkap sejumlah detail mengenai desain layar dan mekanisme engsel ponsel lipat pertama Apple. Pemeriksaan tersebut juga menghasilkan beberapa dugaan mengenai penyebab kerusakan layar yang dilaporkan sejumlah pengguna.

Dalam evaluasinya, iFixit memberikan skor sementara reparabilitas 5 dari 10. Nilai itu menjadi yang tertinggi di antara ponsel lipat yang pernah diuji situs tersebut, meski perbaikan layar bagian dalam dan engsel masih tergolong rumit.

Mengutip laporan The Verge pada 25 Oktober 2026, iFixit menyoroti lapisan layar bertekstur nano yang membantu menyamarkan lipatan, serta struktur engsel kompleks yang diduga berkaitan dengan kerusakan pada sejumlah perangkat.

Hingga pemeriksaan tersebut dilakukan, penyebab pasti kerusakan layar iPhone Duo belum dapat dipastikan. Apple juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait dugaan tersebut.

Lapisan Layar Dirancang untuk Menyamarkan Lipatan

Layar bagian dalam iPhone Duo menggunakan lapisan nano-texture dengan permukaan matte. Lapisan ini membantu menyebarkan pantulan cahaya sehingga layar lebih mudah dibaca di lingkungan terang sekaligus membuat garis lipatan di tengah layar tidak terlalu terlihat.

Saat memeriksa layar menggunakan mikroskop, iFixit menemukan permukaan dengan tonjolan-tonjolan kecil yang membantu menyebarkan cahaya. Tim tersebut juga melihat subpiksel berbentuk oval dengan orientasi yang berbeda-beda.

Menurut analisis iFixit, susunan subpiksel itu berpotensi membantu mengurangi gangguan visual dan menyamarkan lipatan. Namun, fungsi tersebut merupakan interpretasi atas desain yang ditemukan, bukan bukti bahwa garis lipatan sepenuhnya dapat dihilangkan.

Lapisan nano-texture juga memiliki keunggulan dalam hal perbaikan. Bagian tersebut dapat diganti tanpa harus mengganti panel OLED di bawahnya, meskipun proses penggantian tetap membutuhkan peralatan dan prosedur khusus.

Jika panel layar bagian dalam benar-benar rusak, perbaikannya jauh lebih rumit dan mahal. iFixit menyebut biaya penggantian layar bagian dalam di luar perlindungan garansi dapat mencapai 999 dolar AS.

Debu Bisa Masuk ke Mekanisme Engsel

Dalam pengujian menggunakan serbuk fluoresen, iFixit menemukan partikel debu di sejumlah bagian iPhone Duo, termasuk port USB-C, kisi-kisi speaker, dan engsel.

Sebagian besar partikel tertahan di sekitar penghalang perekat yang melindungi komponen elektronik. Namun, sejumlah kecil debu berhasil mencapai bagian engsel yang bergerak dan membuat mekanismenya mengeluarkan bunyi kasar saat ponsel dibuka atau dilipat.

Jumlah debu yang ditemukan lebih sedikit dibandingkan hasil pengujian serupa pada Samsung Galaxy Z Fold8 dan Google Pixel 11 Pro Fold. Meski demikian, temuan tersebut menunjukkan bahwa partikel kecil tetap berpotensi masuk ke mekanisme engsel.

Debu bukan satu-satunya faktor yang sedang diperhatikan dalam laporan kerusakan layar. iFixit juga menelusuri struktur engsel untuk memahami kemungkinan munculnya tekanan berlebih pada bagian layar tertentu.

Mekanisme Engsel Diduga Berkaitan dengan Layar Retak

Sejumlah pengguna iPhone Duo dilaporkan mengalami kerusakan layar berupa garis terang setelah terdengar bunyi seperti retakan ketika perangkat dibuka atau dilipat. Kerusakan serupa juga dilaporkan muncul di sekitar garis lipatan layar.

Untuk menyelidiki kemungkinan penyebabnya, iFixit membuat model tiga dimensi mekanisme engsel berdasarkan rekaman pembongkaran, dokumen paten, dan pemindaian CT. Tim tersebut kemudian membandingkan struktur internal perangkat dengan lokasi kerusakan yang terlihat pada laporan pengguna.

Salah satu dugaan mengarah pada bagian penyangga tengah engsel yang mungkin tidak bergerak turun sebagaimana mestinya ketika ponsel dilipat. Jika komponen tersebut tidak berada pada posisi yang benar, layar fleksibel berpotensi menerima tekanan berlebih pada titik tertentu.

iFixit juga menyoroti kabel fleksibel berlipit seperti akordeon yang menghubungkan dua bagian perangkat. Kabel tersebut berada di dekat area engsel yang kompleks, tempat sejumlah komponen dan permukaan penyangga bertemu.

Susunan tersebut diduga dapat membuat tekanan terkonsentrasi pada bagian tertentu ketika layar dilipat. Meski demikian, iFixit belum memastikan apakah kabel, penyangga tengah, rel engsel, debu, cacat produksi, atau kombinasi beberapa faktor menjadi penyebab kerusakan.

Skor Reparabilitas iPhone Duo 5 dari 10

Meski memiliki tantangan pada layar dan engsel, iPhone Duo memperoleh skor sementara reparabilitas 5/10 dari iFixit. Nilai ini menjadi yang tertinggi di antara ponsel lipat yang pernah dinilai lembaga tersebut.

Sejumlah komponen dinilai relatif mudah diakses. Layar luar dapat dilepas tanpa mengalami kerusakan dalam proses pembongkaran, sedangkan baterai menggunakan perekat yang dapat dilonggarkan dengan bantuan arus listrik sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Tata letak komponen internal yang relatif datar juga membantu teknisi menjangkau kamera dan perangkat keras pengisian daya tanpa harus membongkar terlalu banyak bagian lain. Apple turut menyediakan panduan perbaikan untuk perangkat tersebut.

Namun, skor tersebut masih bersifat sementara karena ketersediaan suku cadang pengganti menjadi salah satu faktor yang masih ditunggu. Penggantian layar bagian dalam dan perbaikan engsel tetap membutuhkan banyak pekerjaan, sehingga biaya dan tingkat kesulitannya menjadi kelemahan utama.

Temuan iFixit memberikan gambaran awal mengenai kelebihan dan tantangan desain iPhone Duo. Meski beberapa komponen relatif mudah diperbaiki, penyebab pasti kerusakan layar yang dilaporkan pengguna masih memerlukan penyelidikan dan konfirmasi lebih lanjut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online