Diesel Inggris Tembus Rp48.000 per Liter, Ini Penyebabnya
Harga diesel Inggris menembus rekor hampir Rp48.300 per liter. Pemerintah menyebut pasokan tetap aman di tengah krisis energi global.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JOGJA— Meta membuka kesempatan bagi pengembang untuk membuat perangkat sendiri yang dapat menjalankan agen AI Muse melalui proyek open source bernama Muse Gadgets. Langkah ini memperluas penggunaan Muse sehingga tidak hanya bergantung pada perangkat yang dibuat Meta.
Engadget melaporkan, melalui Muse Gadgets, pengembang mendapatkan firmware open source dan Linux SDK yang dapat digunakan untuk membawa kemampuan Muse ke berbagai perangkat keras. Meta juga menyediakan contoh konsep perangkat, mulai dari layar E Ink, dongle HDMI untuk televisi, hingga perangkat kecil dengan layar sentuh.
Proyek tersebut diumumkan pada 2 Oktober 2026 oleh Nat Friedman, Kepala Produk Meta Superintelligence Labs. Meta juga menyiapkan komunitas Discord untuk pengembang yang ingin bereksperimen dengan Muse Gadgets.
Langkah ini memperlihatkan bahwa Meta sedang memperluas ekosistem perangkat yang dapat menjadi pintu masuk ke Muse. Sebelumnya, perusahaan memperkenalkan Muse sebagai agen AI personal yang dapat membantu pengguna menjalankan tugas, bukan sekadar memberikan jawaban atas pertanyaan.
Muse Gadgets dirancang agar pengembang dapat membuat perangkat dengan bentuk dan fungsi yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Firmware dan SDK yang disediakan Meta memungkinkan Muse dihubungkan dengan perangkat berbasis perangkat keras yang dikembangkan sendiri.
Contoh yang diberikan Meta mencakup layar E Ink khusus, perangkat yang terhubung ke televisi melalui HDMI, serta aksesori berlayar sentuh berukuran kecil. Pengembang juga dapat menggunakan platform tersebut untuk bereksperimen dengan papan pengembangan seperti ESP32 maupun komputer berbasis Linux.
Dengan pendekatan open source tersebut, interaksi dengan Muse berpotensi hadir dalam perangkat yang bentuknya tidak menyerupai ponsel maupun komputer. Pengembang dapat menyesuaikan perangkat dengan kebutuhan tertentu dan menghubungkannya dengan layanan atau perangkat lain yang kompatibel.
Perluasan tersebut melanjutkan langkah Meta yang sebelumnya membawa Muse ke perangkat keras lain. Dalam ajang Connect 2026, Meta mengumumkan bahwa Muse akan hadir di kacamata AI sehingga pengguna dapat mengakses agen tersebut tanpa harus terus menggunakan ponsel.
Selain membuka Muse Gadgets untuk pengembang, Meta membuat perangkat referensi bernama Muse Home Link. Perangkat tersebut berbentuk dongle kecil yang dapat terhubung melalui USB-C dan dirancang untuk menghubungkan Muse dengan perangkat pintar di rumah.
Menurut Friedman, Home Link memungkinkan Muse berkomunikasi dengan perangkat smart home, seperti televisi dan speaker, serta perangkat lain yang menyediakan akses melalui HTTPS. Dengan demikian, Muse dapat digunakan sebagai penghubung untuk berinteraksi dengan perangkat yang terhubung ke jaringan rumah.
Meta membuat 5.000 unit Muse Home Link dan membagikannya secara gratis kepada pelanggan Muse di Amerika Serikat selama persediaan masih tersedia. Perangkat tersebut menjadi contoh bagaimana Muse dapat diperluas dari sekadar agen yang digunakan melalui aplikasi menjadi bagian dari ekosistem perangkat di sekitar pengguna.
Pembukaan proyek kepada pengembang juga memberikan ruang bagi eksperimen dengan bentuk perangkat yang belum tentu dikembangkan langsung oleh Meta. Hasil eksperimen tersebut dapat menjadi masukan untuk melihat bagaimana pengguna berinteraksi dengan agen AI melalui perangkat khusus.
Meta memperkenalkan Muse pada September 2026 sebagai agen AI personal yang dirancang untuk membantu pengguna menjalankan berbagai pekerjaan. Muse dapat bekerja melalui aplikasi dan layanan yang terhubung, termasuk menjalankan tugas di web dengan menggunakan lingkungan komputasi khusus bernama Muse Secure VM.
Kini, arah pengembangan Muse bergerak lebih jauh ke ekosistem perangkat. Selain Muse Gadgets, Meta telah mengumumkan rencana menghadirkan Muse pada kacamata AI dalam beberapa bulan setelah pengumuman Connect 2026.
Bagi pengembang, Muse Gadgets memberikan kesempatan untuk menguji bagaimana agen AI dapat digunakan melalui perangkat dengan fungsi yang lebih spesifik. Sementara bagi Meta, proyek ini membuka jalur baru untuk melihat bentuk perangkat seperti apa yang paling sesuai untuk berinteraksi dengan agen AI.
Belum ada informasi bahwa Meta akan menjadikan seluruh perangkat hasil proyek Muse Gadgets sebagai produk komersial. Untuk saat ini, perusahaan menempatkan proyek tersebut sebagai ruang bagi pengembang untuk membuat dan menguji perangkat yang terhubung dengan Muse.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga diesel Inggris menembus rekor hampir Rp48.300 per liter. Pemerintah menyebut pasokan tetap aman di tengah krisis energi global.
Singapura kehilangan 4,74 poin dan turun di live ranking FIFA setelah kalah telak 0-6 dari Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih perak Asian Games 2026 setelah kalah dari Qatar pada final voli pantai putra.
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Lebih dari 700 atlet mengikuti IRS Series 1 Bupati Bantul Cup IV 2026. Pemkab Bantul membidik bibit atlet sepatu roda potensial.
Apple akan memperketat Full Disk Access di macOS dengan kontrol tambahan karena risiko AI agent yang semakin mampu dan otonom.