Apple Dikabarkan Gelar Acara 13 Oktober, Siapkan 3 Produk
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
TikTok - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—TikTok mulai menguji cara baru untuk membuat aktivitas belanja di platformnya lebih praktis dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Platform tersebut memperkenalkan Shopping Assistant, agen AI yang dapat diajak berbincang untuk membantu pengguna mencari dan memahami produk yang mereka temukan di TikTok.
Fitur tersebut diperkenalkan TikTok pada Senin (5/10/2026) dalam rangkaian pembaruan di Advertising Week New York 2026. Shopping Assistant menjadi salah satu bagian dari pengembangan Agentic Commerce, konsep yang memanfaatkan agen AI untuk membantu pengguna dalam perjalanan belanja.
Bagi pengguna, konsep tersebut membuat proses belanja tidak lagi sekadar melihat produk lalu membuka situs lain untuk mencari informasi. TikTok ingin pertanyaan mengenai barang, mulai dari detail produk hingga ketersediaan, bisa dijawab dalam percakapan yang sama.
TikTok menjelaskan Shopping Assistant merupakan agen AI percakapan yang memahami konteks pembicaraan dan kebutuhan pengguna. Agen tersebut kemudian dapat membantu menemukan produk yang dianggap sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Informasi yang dapat diberikan mencakup detail produk, pengiriman, ukuran, ketersediaan, hingga panduan pembelian. Semua proses itu dirancang berlangsung dalam satu percakapan sehingga pengguna tidak perlu mencari setiap informasi secara terpisah.
TikTok juga berencana menghadirkan Shopping Assistant di sejumlah titik dalam platform. Dengan demikian, ketika pengguna menemukan produk menarik saat menjelajahi TikTok, mereka dapat memperoleh bantuan AI lebih dekat dengan momen ketika minat belanja muncul.
Konsep tersebut menjadi penting karena perjalanan belanja di TikTok biasanya bermula dari konten. Pengguna bisa menemukan produk melalui video, iklan, atau unggahan kreator sebelum kemudian mencari informasi lebih lanjut mengenai barang tersebut.
Shopping Assistant berupaya mengurangi jeda antara tahap menemukan produk dan mengambil keputusan membeli. TikTok menyebut agen ini dapat mengingat kebutuhan pengguna dalam konteks percakapan sehingga rekomendasi produk dapat disesuaikan dengan pembicaraan yang berlangsung.
Selain Shopping Assistant, TikTok memperkenalkan Buy Direct, fitur yang dirancang untuk memangkas proses pembelian.
Buy Direct memungkinkan pengguna membeli produk langsung dari sebuah merek tanpa meninggalkan aplikasi TikTok. TikTok menyebut pembelian dapat dilakukan langsung dari feed For You dengan satu klik pada pengalaman yang mendukung fitur tersebut.
Jika Shopping Assistant berfungsi membantu pengguna ketika mencari dan mempertimbangkan produk, Buy Direct mengambil peran pada tahap transaksi. Kombinasi keduanya membuat alur belanja menjadi lebih pendek.
Pengguna dapat menemukan sebuah produk ketika melihat konten di TikTok. Setelah itu, mereka bisa bertanya kepada Shopping Assistant mengenai barang tersebut dan, apabila transaksi didukung, melanjutkan pembelian melalui Buy Direct tanpa harus berpindah dari TikTok.
Menurut TikTok, Buy Direct membutuhkan integrasi dengan Universal Commerce Protocol (UCP). Protokol tersebut membantu agen AI dan sistem perdagangan berkomunikasi dalam proses belanja dan transaksi.
Untuk mengembangkan pengalaman tersebut, TikTok menggandeng sejumlah perusahaan teknologi dan penyedia layanan perdagangan maupun pembayaran, termasuk Salesforce, Shopify, Shoplazza, dan Stripe.
Meski telah diperkenalkan, Shopping Assistant dan Buy Direct belum menjadi fitur yang bisa digunakan seluruh pengguna TikTok. Keduanya saat ini ditawarkan melalui program pengujian berdasarkan kriteria kelayakan tertentu bagi pengiklan.
Artinya, pengguna TikTok belum bisa menganggap fitur tersebut sebagai pengganti menyeluruh sistem belanja yang sudah tersedia di platform. Peluncuran yang lebih luas masih bergantung pada pengembangan dan ketersediaan pengalaman tersebut.
TikTok memasukkan Shopping Assistant dan Buy Direct ke dalam pengembangan Agentic Commerce, yakni pendekatan yang menggunakan agen AI untuk membantu pengguna melewati berbagai tahap perjalanan pelanggan, dari menemukan informasi sampai mengambil tindakan.
Selain fitur untuk pengalaman belanja, TikTok juga memperkenalkan Agentic Leads. Agen AI ini ditujukan untuk membantu bisnis menangkap, menyeleksi, dan mengonversi calon konsumen melalui percakapan berbasis AI.
Dengan rangkaian fitur tersebut, TikTok tidak hanya mengembangkan AI untuk membantu membuat atau menemukan konten, tetapi juga mencoba membawa AI lebih dekat ke keputusan belanja dan transaksi. Namun, bagi pengguna umum, manfaat Shopping Assistant dan Buy Direct masih harus menunggu tahap pengujian dan perluasan akses berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
7 mobil keluarga murah 2026 dengan kapasitas 7-8 penumpang. Harga mulai Rp144 jutaan, dari Sigra hingga Avanza.
Logo Dana Keistimewaan (Danais) masih banyak ditemukan dalam bentuk yang tidak seragam saat digunakan di berbagai media publikasi di DIY.
Lisa BLACKPINK mengaku sempat tak percaya diri saat membangun karier solo karena harus bekerja dengan produser dan penulis lagu baru.
Jadwal bola malam ini 6-7 Oktober 2026 menghadirkan Kroasia vs Spanyol, Inggris vs Ceko, Argentina vs Benin, dan laga lainnya.
Kementerian Kebudayaan mendukung IPCC 2026 di Yogyakarta yang melibatkan seniman dari delapan negara untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia.