Arsenal vs Lille: The Gunners Bidik Kemenangan Kedua di Liga Champions
Arsenal menjamu Lille pada Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak kondisi skuad dan misi kedua tim di matchday kedua.
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA—Anggapan bahwa baterai mobil listrik hanya mampu bertahan sekitar 10 tahun masih menjadi pertimbangan bagi calon pembeli kendaraan listrik. Padahal, usia pakai baterai tidak ditentukan oleh umur kendaraan semata, tetapi juga dipengaruhi teknologi baterai, suhu, pola pengisian daya, dan cara kendaraan digunakan.
Seiring perkembangan teknologi, daya tahan kendaraan listrik generasi terbaru semakin membaik. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Energy menunjukkan bahwa usia pakai kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) kini semakin mendekati kendaraan bermesin pembakaran internal.
Penelitian berjudul The Closing Longevity Gap Between Battery Electric Vehicles and Internal Combustion Vehicles in Great Britain tersebut menganalisis sekitar 30 juta kendaraan dan hampir 300 juta hasil uji kendaraan di Inggris. Hasilnya menunjukkan perkembangan teknologi telah membantu kendaraan listrik generasi baru mencapai usia pakai yang sebanding dengan mobil bermesin konvensional, termasuk dalam penggunaan yang lebih intensif.
Meski demikian, penelitian tersebut membahas usia pakai kendaraan secara keseluruhan, bukan menetapkan bahwa setiap baterai mobil listrik dapat bertahan selama periode tertentu. Daya tahan baterai tetap bergantung pada kondisi kendaraan dan karakteristik teknologinya.
Seiring bertambahnya usia dan penggunaan, kapasitas baterai mobil listrik dapat menurun secara bertahap. Dampaknya, jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian daya bisa berkurang dibandingkan ketika mobil masih baru.
Penurunan kapasitas tersebut tidak otomatis membuat mobil listrik berhenti berfungsi. Kendaraan masih dapat digunakan selama baterai dan sistem kelistrikannya berada dalam kondisi layak serta aman.
Karena itu, usia kendaraan, kapasitas baterai yang tersisa, dan masa garansi merupakan tiga hal berbeda. Masa garansi menunjukkan periode perlindungan yang diberikan sesuai ketentuan produsen, bukan batas pasti usia baterai.
Pemilik juga perlu memperhatikan ketentuan garansi masing-masing merek. Syaratnya dapat berbeda berdasarkan model, tahun produksi, jarak tempuh, serta kondisi kapasitas baterai yang dijamin.
Salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan baterai adalah suhu operasional. Paparan panas berlebihan dapat mempercepat proses degradasi, terutama jika baterai terus berada dalam kondisi yang tidak ideal.
Di Indonesia, kendaraan listrik kerap digunakan dalam kondisi lalu lintas padat dan cuaca panas. Oleh karena itu, sistem pengelolaan suhu baterai menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan ketika memilih kendaraan listrik.
Sejumlah mobil listrik menggunakan sistem pendingin cair atau liquid cooling untuk membantu menjaga suhu baterai tetap dalam rentang operasional yang ditentukan. Namun, teknologi pengelolaan suhu tidak sama pada setiap model kendaraan.
Pemilik disarankan mengikuti petunjuk penggunaan dari produsen dan menghindari membiarkan kendaraan terlalu lama terpapar panas ekstrem jika tersedia tempat parkir yang lebih teduh.
Ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan baterai mobil listrik. Langkah-langkah berikut bersifat umum, sehingga tetap perlu disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan dan jenis baterai yang digunakan.
1. Jaga kapasitas baterai untuk penggunaan harian
Untuk banyak mobil listrik, menjaga kapasitas baterai di kisaran 20–80 persen dapat membantu mengurangi tekanan pada sel baterai dalam penggunaan sehari-hari.
Namun, kisaran tersebut bukan aturan mutlak untuk semua kendaraan. Beberapa jenis baterai memiliki rekomendasi pengisian berbeda, termasuk kebutuhan pengisian hingga 100 persen secara berkala. Karena itu, buku manual kendaraan tetap menjadi acuan utama.
2. Hindari membiarkan baterai terlalu lama dalam kondisi kosong atau penuh
Membiarkan baterai berada pada tingkat pengisian sangat rendah dalam waktu lama sebaiknya dihindari. Begitu pula dengan kebiasaan membiarkan baterai terus berada pada kapasitas penuh selama berhari-hari apabila produsen tidak merekomendasikannya.
Jika kendaraan tidak akan digunakan dalam waktu lama, periksa petunjuk penyimpanan dari produsen agar kapasitas baterai tetap berada pada tingkat yang sesuai.
3. Gunakan pengisian daya sesuai kebutuhan
Pengisian daya AC di rumah dapat menjadi pilihan praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, pengisian cepat DC berguna ketika pemilik membutuhkan waktu pengisian lebih singkat, misalnya saat perjalanan jauh.
Pengisian cepat tidak otomatis merusak baterai. Kendaraan modern dilengkapi sistem pengelolaan baterai yang mengatur proses pengisian sesuai kondisi baterai. Meski demikian, suhu, tingkat pengisian, dan frekuensi penggunaan tetap dapat memengaruhi degradasi dalam jangka panjang.
4. Perhatikan kondisi baterai dan sistem kendaraan
Lakukan pemeriksaan berkala sesuai jadwal servis. Jika muncul peringatan pada sistem baterai, jarak tempuh menurun secara tidak wajar, atau pengisian daya mengalami gangguan, pemilik sebaiknya meminta pemeriksaan teknisi resmi.
Pembaruan perangkat lunak juga perlu dilakukan sesuai arahan produsen karena sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) berperan mengawasi kondisi dan pengoperasian baterai.
Bagi calon pembeli, garansi baterai menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa sebelum menentukan pilihan. Jangan hanya melihat lamanya masa garansi, tetapi baca pula batas jarak tempuh, persyaratan klaim, dan ketentuan kapasitas baterai yang ditanggung.
Informasi tersebut penting karena setiap produsen dapat menerapkan kebijakan berbeda. Garansi juga tidak selalu berarti baterai akan diganti ketika kapasitasnya mulai menurun; keputusan penggantian mengikuti ketentuan yang tercantum dalam dokumen garansi.
Pada akhirnya, tidak tepat menyimpulkan bahwa semua baterai mobil listrik hanya bertahan 10 tahun. Teknologi kendaraan listrik terus berkembang, sementara usia pakai baterai dipengaruhi kombinasi faktor teknis dan kebiasaan penggunaan.
Dengan memahami karakteristik baterai, mengikuti rekomendasi produsen, dan melakukan perawatan yang sesuai, pemilik dapat menjaga performa kendaraan sekaligus membuat keputusan yang lebih terukur mengenai biaya kepemilikan jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsenal menjamu Lille pada Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak kondisi skuad dan misi kedua tim di matchday kedua.
Portal pembatas ketinggian di Ring Road Utara Maguwoharjo, Sleman, dilepas setelah tertabrak truk kontainer. Skema pengalihan kendaraan masih dibahas.
Madura United menjamu Bhayangkara FC pada pekan kelima Super League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi kedua tim, dan misi tuan rumah bangkit.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso,
Windows 11 26H2 resmi tersedia. Simak syarat perangkat, cara update lewat Windows Update, fitur baru, dan masa dukungan dari Microsoft.
Jadwal bola malam ini, Selasa 13 Oktober hingga Rabu dini hari WIB, menyajikan Liga Champions Asia Elite serta Atletico Madrid vs Manchester United.