Wow, Indonesia Masuk 10 Besar Penyebar Spam

Rabu, 06 Februari 2013 22:30 WIB
Wow, Indonesia Masuk 10 Besar Penyebar Spam

Ilustrasi (google.com)

http://images.harianjogja.com/2013/02/Spam2_2-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" />JAKARTA -- Kaspersky Lab mencatat Indonesia berada di posisi ketujuh negara penyebar spam dengan persentase sebesar 3,1%.

Asia tetap menjadi daerah pengirim spam terbanyak. Tahun lalu, jumlah e-mail sampah dari Asia naik 11,2 poin menjadi 50% dari total e-mail sampah dunia. China, yang pada 2011 tidak masuk dalam 20 teratas negara penyebar spam, pada 2012 menduduki tempat pertama dengan menyumbang 19,5% dari seluruh email spam.

Spam yang berasal dari Amerika Serikat naik 13,5 poin menjadi 15,6% dan berada di tempat kedua. Meningkatnya kontribusi spam dari Amerika Serikat menempatkan Amerika Utara di posisi kedua dalam daftar 10 teratas dengan 15,8%, naik 2 poin dari 2011. Di saat yang sama, jumlah spam yang berasal dari Amerika Latin turun 8 poin menjadi 11,8%.

Eropa juga mengalami penurunan peringkat. Pada 2012, jumlah spam yang berasal dari Eropa Barat dan Timur adalah 15,1%, hampir setengah dari jumlah spam pada 2011.

"Kami memperkirakan pada 2013 hanya akan ada sedikit penurunan jumlah spam,” kata Gudkova dalam siaran pers, Rabu (6/2/2013).

Sementara itu, berbagai subyek yang digunakan dalam e-mail berbahaya pada 2012 cukup mengesankan. Sebelumnya, para penyebar spam mengandalkan notifikasi palsu dari layanan hosting, jejaring sosial, layanan pesan antar dan pesan-pesan atau e-mail dari badan finansial dan pemerintahan.

Pada 2012, mereka memperluas penyebaran pesan/ e-mail palsu seolah-olah dari berbagai maskapai penerbangan, layanan reservasi hotel, dan layanan kupon.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online