Harga RAM DDR5 di Jepang Tembus Rp59 Juta, Naik 761 Persen
Harga RAM DDR5 di Jepang melonjak tajam. Kit Corsair 128 GB mencapai Rp59,2 juta, sedangkan RAM 32 GB menembus Rp16 juta.
ArcaBoard (arcaspace.com)
Inovasi terbaru berupa papan yang mampu melayang (ArcaBoard) direncanakan mulai dilepas dipasaran dalam waktu dekat dengan banderol Rp270 juta.
Harianjogja.com, BUCHAREST — Perangkat transports berupa papan yang mampu melayang beberapa unci di atas permukaan (ArcaBoard) dilaporkan Siam dipasarkan dengan banderol Rp270 juta.
Laman Digitaltrends, Minggu (27/12/2015) mengabarkan, ArchaBoard berdimensi 57 inci, 30 inci, tebal 6 inci dan beratnya sekitar 180 pound mampu melayang dengan dorong maksimum 200 kgf (430 pound). Alat yang baru selesai diuji selada dua bulan ini mampu melayang karena memiliki 36 kipas listrik.
CEO Arca Space Corporation, Dumitru Popescu, mengatakan, ArcaBoard mungkin adalah kendaraan pribadi paling kuat yang pernah dibuat dalam sejarah.
"Untuk maju, Anda hanya perlu bersandar ke depan. Untuk memperlambat atau cadangan, Anda dapat bersandar ke belakang. Hal yang sama berlaku untuk bergerak dari sisi ke sisi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga RAM DDR5 di Jepang melonjak tajam. Kit Corsair 128 GB mencapai Rp59,2 juta, sedangkan RAM 32 GB menembus Rp16 juta.
Pemkab Bantul mulai menyosialisasikan wajib belajar prasekolah setahun bagi anak usia 5–6 tahun sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Komisi A DPRD Jogja mendorong adanya kendala pemerintahan digital dan memperkuat audit eksternal untuk meningkatkan layanan publik.
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Kajian Celios memperkirakan kerugian kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp224,65 triliun, dengan potensi 41,89 juta orang terdampak ISPA.
Pemprov Jawa Tengah mengumpulkan 31.032,44 liter minyak jelantah dari 60.680 ASN dan pegawai BUMD hingga meraih penghargaan MURI.