PENJUALAN MOBIL AUDI : Sanksi Ekonomi Dicabut, Audi Bidik Iran

Jumali
Jumali Selasa, 19 Januari 2016 23:35 WIB
PENJUALAN MOBIL AUDI : Sanksi Ekonomi Dicabut, Audi Bidik Iran

Logo Audi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

Penjualan mobil Audi akan memasuki babak baru. Pabrikan otomotif mobil asal Jerman ini menyatakan keinginannya memasarkan produknya ke Iran.

 

 

Harianjogja.com, BERLIN — Pascapencabutan sanksi ekonomi yang dialami oleh Iran, pabrikan mobil asal Jerman, Audi mengkonfirmasi akan mulai memasarkan produknya ke negara tersebut. Alasannya, Audi melihat Iran adalah pangsa pasar yang potensial.

"Ada pasar potensial yang tumbuh untuk segmen mobil mewah," ujar juru bicara Audi, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (19/1/2016).

Jika jadi memasarkan produknya ke Iran, maka pengalaman kali pertama akan didapatkan Audi di negara tersebut. Sebab, sebelum terjadi Revolusi Islam pada 1979 yang memicu sanksi internasional, Audi juga belum hadir di sana.

Sebelum Audi, Daimler AG yang merupakan induk dari Mercedes Benz, sudah menandatangani kerja sama di segmen truk dengan perusahaan lokal Iran Khodro Diesel dan Mamut Group untuk pengembangan bisnis.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online