Emas Antam di Pegadaian Melesat, 1 Gram Tembus Rp2,79 Juta
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Calon pembeli antre untuk mendapatkan ponsel pintar Samsung Galaxy S9 dan S9+ pada penjualan perdana di Jakarta, Jumat (16/3/2018)./JIBI-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelambatan di pasar telepon seluler (ponsel) pintar global mulai berdampak pada kinerja Samsung Electronics Co.
Pendapatan bersih perusahaan asal Korea Selatan tersebut berada di bawah perkiraan analis karena lesunya pasar telah memukul permintaan untuk smartphone Galaxy. Bahkan ketika rival asal China meningkatkan persaingan mereka.
Berdasarkan laporan keuangan yang dilansir Bloomberg, pendapatan bersih Samsung mencapai 11 triliun won (US$9,8 miliar) pada kuartal II/2018, lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan analis yang dihimpun Bloomberg sebesar 11,6 triliun won.
Kinerja laba Samsung ini mencerminkan kesulitan dalam menopang bisnis ponsel pintarnya, meskipun mencatat permintaan yang kuat untuk chip memorinya. Pengiriman di pasar smartphone menurun setelah bertahun-tahun tumbuh pesat, sementara saingan di China seperti Huawei Technologies Co. dan Xiaomi Corp meraih pangsa pasar lebih banyak.
Rival asal Tiongkok juga mengancam bisnis komponen display perusahaan dengan produk terbaru, mulai dari televisi yang lebih murah hingga layar smartphone canggih.
"Konsumen kehilangan kepercayaan bahwa versi smartphone berikutnya akan lebih pintar," kata Paul Swiercz, seorang profesor manajemen di George Washington University, seperti dikutip Bloomberg.
“Bahkan mereka yang ingin memiliki smartphone terbaru dan terbaik mengalami kesulitan membayar harga dengan margin tinggi untuk kinerja dan fitur yang telah diunggulkan (pada seri sebelumnya),” lanjutnya.
Laba operasional Samsung naik menjadi 14,9 triliun won, dengan penjualan mencapai 58,5 triliun won. Won Korea Selatan yang menguat terhadap euro dan beberapa mata uang utama lainnya, menghasilkan dampak negatif pada laba operasionbal kuartalan, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Sementara itu, tagihan pajak perusahaan juga naik menjadi sekitar 28% dari laba bersih sebelum pajak, 5% lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Harga emas Antam di Pegadaian hari ini, Minggu 9 Agustus 2026, naik Rp42.000 menjadi Rp2.798.000 per gram.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.