3 Pelajar Sleman Masuk Timnas Anggar Indonesia di Kejuaraan Asia 2026
Mereka akan menjadi andalan Indonesia pada kategori senjata Degen. Selain atlet, terpilih juga Faidillah Kurniawan sebagai tim pelatih inti skuat anggar Garuda.
Choetech T521S
Harianjogja.com, JOGJA—Tinggal menempelkan telepon seluler (ponsel) ke pengisi daya, Choetech menghadirkan pengisi daya baterai ponsel dengan konsep nirkabel. Tak membutuhkan kabel yang menyambungkan ponsel ke pengisi daya.
Model T521S dibuat Choetech khusus untuk pengisi daya di mobil. Pengisi daya itu tinggal disambungkan ke colokan USB yang ada di mobil. Untuk alatnya, tinggal ditempelkan di dashboard mobil karena sudah ada perekatnya.
“Untuk model T521S, lebar dudukan ponsel 2,6 inci sampai empat inci. Jadi, rata-rata semua ponsel bisa menggunakan Choetech T521S,” ungkap Emily, perwakilan dari Choetech, dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (16/12/2018).
Pengisian daya nirkabel cepat sampai 10 watt untuk Samsung Galaxy S9, S9 Plus, S8, S8 Plus, Note 9, Note 8, S7, S7 Edge, S6 Edge + serta untuk iPhone X / XS / XS Max / XR / 8/8 Plus. Pengisi daya mobil nirkabel ini didesain dengan lapisan pelindung silikon antigores. Ponsel dapat dipegang dengan kuat dan aman.
Gabungan bola 360° yang berputar pada kedua dudukan memungkinkan sudut pandang yang fleksibel saat mengemudi. Pengisi daya ini dilengkapi dengan pengaman arus berlebih, terlalu panas, daya berlebih dan pendek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsenal mencapai kesepakatan merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai Rp1,8 triliun, menurut Fabrizio Romano.
PPATK mencatat nilai perputaran judi online turun 12,9% pada Semester I 2026, tetapi jumlah transaksi melonjak hingga 467,32 juta.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
DPRD DIY menyoroti alih fungsi lahan pertanian 150-200 hektare per tahun dan meminta RPPLH 2026-2056 menjadi dasar pembangunan berkelanjutan.
PDI Perjuangan Sleman menggelar sarasehan Kudatuli untuk memperkuat militansi kader, menjaga soliditas partai, dan menyerap aspirasi senior.