Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp507 Triliun, Kongres Soroti Anggaran
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Ilustrasi perpesanan WhatsApp/Sputniknews
Harianjogja.com, JOGJA--Saat ini pengguna aplikasi perpesanan WhatsApp web bisa memutar video yang dibagikan teman baik dari Facebook, Youtube, dan Streamable. Terobosan ini berkat fitur baru yang diluncurkan Whastsapp yaitu Picture in Picture.
Menurut laporan WaBetaInfo yang tahu banyak soal pembaruan WhatsApp, Senin (28/1/2019), fitur ini ditujukan untuk WhatsApp web dengan pembaruan ke versi 0.3.2041. Pada versi sebelumnya, 0.3.1846, WhatsApp merilis fitur Picture in Picture dan sekarang melalui versi pembaruan, WhatsApp akhirnya mengimplementasikan kemampuan baru itu di platform web.
Untuk mencobanya, pengguna harus mengunduh versi 0.3.2041 dan membagi atau menerima pesan berisi link video dari platform seperti Youtube, Facebook, maupun Streamable. Jika tekan link itu, maka bisa melihat preview video atau memutarnya di WhatsApp dengan moda Picture in Picture.
Bahkan, pengguna bisa beralih ke obrolan tanpa harus menutup moda Picture in Picture.
Jika pengguna tidak bisa menjalankan fitur ini berarti belum memperbarui WhatsApp. Untuk menjalankan versi baru WhatsApp dengan baik, bisa menghapus chance pada browser. Setelah itu restart browser dan moda Picture in Picture akan aktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.