Menkeu Purbaya Diminta Selamatkan Industri Tekstil
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Warga bermain game online di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kamis (3/1/2019). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan kecanduan game digital sebagai penyakit gangguan mental, masuk kedalam daftar \"Disorders due to addictive behavior\" atau penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan atau kecanduan./ANTARA-Rahmad
Harianjogja.com, JAKARTA — Pengguna Internet di Indonesia tumbuh 10,12% dibandingkan dengan tahun lalu. Angka tersebut berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) saat memaparkan laporan survei penetrasi dan profil pengguna internet di Indonesia sepanjang 2018.
Survei yang dilakukan pada 9 Maret—14 April 2019 ini melibatkan 5.900 sampel dengan menggunakan teknik sampling probability multistage random sampling.
Survei mencatat dari 264,16 juta jiwa masyarakat Indonesia, sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8% telah menggunakan internet. Pada 2017, pengguna Internet hanya 143,26 juta jiwa.
Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengatakan pertumbuhan tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, penyebaran infrastruktur telekomunikasi semakin bagus sehingga menyentuh daerah-daerah yang tidak tersentuh Internet. Kedua, cakupan operator seluler pada April 2019 naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
“Jangkauan seluler semakin bagus, karena survei kami itu ada banyak faktor seperti pengguna seluler, fixed broadbrand, tetapi dari survei ini kebanyakan adalah dari seluler artinya jangkauan seluler cukup bagus,” kata Jamalul di Jakarta, Rabu (15/5/2019).
Adapun program pemerintah seperti Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Palapa Ring, belum memberi dampak karena program tersebut baru berjalan pada 2019. Dia berharap agar pada survei 2019 nanti, Palapa Ring telah memberi kontribusi terhadap penetrasi internet di Indonesia.
“Kami coba lihat di hasil survei tahun depan karena dia baru berjalan sekarang, kami berharap Palapa Ring ini penetrasinya semakin meningkat,” kata Jamalul.
Dia memperkirakan pada 2019 nanti jumlah peningkatan penetrasi internet tidak jauh dari 2018. Dia memperkirakan kenaikan penetrasi internet 2019 mencapai 15%.
Dalam laporan APJII disebutkan kontribusi pengguna internet paling besar masih di Pulau Jawa dengan kontribusi mencapai 55%, diikuti Pulau Sumatra dengan 21%, Sulawesi-Papua sebesar 10% , Kalimantan 9%, dan Nusa Tenggara 5%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Meta disebut memasuki “Era Zombie” karena Facebook mulai ditinggalkan generasi muda di tengah belanja besar AI.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.