Menkeu Purbaya Diminta Selamatkan Industri Tekstil
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Umat muslim menikmati menu buka puasa di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (6/5/2019)./Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, JAKARTA--Trafik internet di Indonesia mendadak sepi setiap waktu berbuka puasa.
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza mengatakan sejauh ini tidak ada perbedaan mencolok perilaku penggunaan internet selama Ramadan dan bulan biasa, termasuk penggunaan internet pada malam hari.
Satu-satunya perbedaan antara Ramadan dan bulan biasa, sambungnya, hanya terjadi saat berbuka puasa. Pada waktu itu, trafik data akan turun drastis dibandingkan dengan bulan biasanya.
“Lucunya begitu buka puasa langsung jatuh, turun drastis karena saat buka puasa orang tidak akses internet karena kalau pas buka puasa barengan, jadi trafiknya turun,” kata Jamalul di Jakarta, Rabu (16/5/2019).
Dia juga menambahkan pada bulan Ramadan layanan internet cenderung stabil. Jika terdapat gangguan, menurutnya, hal itu disebabkan oleh kapasitas operator seluler dalam memberi layanan.
“Pengguna banyak tetapi kapasitas kecil dampaknya internet lambat karena trafik penuh,” kata Jamalul.
Sebelumnya, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengumumkan jumlah pengguna internet pada 2018 tumbuh sebesar 10.12% dibandingkan dengan 2017, pertumbuhan didorong seiring oleh jumlah pengguna seluler yang semakin meningkat.
Diketahui laporan survei penetrasi dan profil pengguna Internet di Indonesia 2018 yang dilakukan Apjii mencatat dari 264,16 juta jiwa masyarakat Indonesia, sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8% telah menggunakan internet. Adapun pada 2017 pengguna Internet hanya 143,26 juta jiwa.
Survei yang dilakukan kepada 5.9000 responden juga menyebutkan sebanyak 45,3% responden mengaku menggunakan internet untuk menonton video. 17,1% untuk bermain gim dan 13,3% untuk mendengar musik.
Kemudian Facebook menjadi aplikasi yang paling sering mereka kunjungi dengan total persentase sebesar 50,7% dari responden, kemudian 17,8% untuk membuka instagram dan15,1% untuk membuka Youtube.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.